Kamis 01 Oct 2026 19:31 WIB

Speed Putra Gagal Sumbang Medali, Veddriq Terhenti di Semifinal, Aditya Tri False Start di Final

Aditya tampil cemerlang sejak kualifikasi, tapi gagal di final karena false start.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Foto: wiki
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

REPUBLIKA.CO.ID, NAGOYA -- Atlet panjat tebing Indonesia Aditya Tri Syahria gagal meraih medali nomor speed putra setelah melakukan false start pada babak final Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Kamis (1/10/2026).

Aditya tampil di Lane B pada putaran final. Namun, langkah atlet berusia 23 tahun itu terhenti setelah melakukan false start, sehingga tidak dapat melanjutkan perlombaan dan dipastikan tidak meraih medali.

Baca Juga

"Semua variabel dalam speed itu banyak banget. Saya pikir saya sudah berusaha tenang, percaya diri, yakin, dan seperti hasil yang tadi, sepersekian detik saya false start," ujar Aditya seusai perlombaan.

"Ini pelajaran berharga untuk saya, untuk ke depan bisa jadi lebih baik lagi, dan terutama pengelolaan diri."

Sebelumnya, Aditya tampil impresif sejak babak perempat final. Berada di heat pertama bersama Jo Jinyong dari Korea Selatan, Aphiwit Limpanichpakdee dari Thailand, dan Chi Fung Au dari Hong Kong, Aditya menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 4,83 detik.

Pada semifinal, Aditya kembali menunjukkan performa apik. Ia finis di posisi pertama dengan waktu 4,786 detik, 0,003 detik di depan Damir Toktarov dari Kazakhstan yang mencatat 4,789 detik.

Sementara itu, atlet Indonesia Veddriq Leonardo yang berada di heat yang sama dengan Aditya harus mengakhiri langkahnya setelah finis di urutan ketiga dengan waktu 4,95 detik. Limpanichpakdee berada di posisi keempat dengan 5,04 detik.

Hasil tersebut mengantarkan Aditya ke babak final, sedangkan Veddriq harus tersingkir.

Pada semifinal heat kedua, dua atlet, Ryo Omasa dan Long Jianguo, melakukan false start. Kondisi tersebut membuat dua atlet lainnya, Shouhong Chu dari China dan Reza Ali Pour Shenazandi Fard dari Iran, otomatis melaju ke final.

Medali emas diraih Shouhong Cu dengan catatan waktu 4,714 detik, perak diraih Ali Pour Shenazandi dengan 5,367 detik, dan perunggu menjadi milik Toktarov dengan catatan 7,342 detik. Sayang bagi Aditya, false start mengubur mimpinya menyumbang medali untuk Indonesia.

Perjalanan Aditya menuju final sebelumnya diawali dengan penampilan gemilang pada babak kualifikasi, Rabu (30/9/2026). Ia menjadi yang tercepat sekaligus memecahkan rekor Asian Games dengan catatan waktu 4,62 detik.

Sementara itu, Veddriq menempati peringkat kelima pada kualifikasi dengan waktu 4,78 detik. Rekor Asian Games sebelumnya, yang dicatat di Guangzhou, China, dipegang Veddriq dengan waktu 4,95 detik.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi