Selasa 29 Sep 2026 14:41 WIB

Perpaduan F&B dan IT: Kisah Sukses Dodit Raharjo, Alumni UBSI yang Pimpin Digitalisasi HokBen

Dodit kembali menyapa almamaternya lewat Seminar Motivasi.

Dodit Raharjo, alumni Universitas Bina Sarana Informatika.
Foto: dok UBSI
Dodit Raharjo, alumni Universitas Bina Sarana Informatika.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Di balik kemudahan pelanggan memesan menu HokBen melalui aplikasi, website, mesin kios digital (Digital Kiosk), hingga sistem kasir (POS), ada tangan dingin seorang Dodit Raharjo. Pria yang kini menduduki posisi strategis sebagai Digital & Support Section Head di PT EKA BOGAINTI (HokBen) ini membuktikan bahwa perpaduan dua disiplin ilmu yang tampak berseberangan justru bisa menjadi senjata utama dalam meniti karier di dunia industri.

Dodit merupakan lulusan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Margonda tahun 2008. Dulu waktu kuliah, Dodit mengambil Program Studi (Prodi) Manajemen Informatika, yang saat ini telah bertransformasi menjadi Prodi Sistem Informasi. Namun, siapa sangka jika sebelum mendalami dunia coding dan struktur data di kampus IT, ia lebih dulu menimba ilmu di sekolah perhotelan dengan fokus pada sektor Food and Beverage (F&B).

Baca Juga

Bagi Dodit, lompatan dari dunia perhotelan ke teknologi informasi bukanlah sebuah kebetulan atau coba-coba belaka.

"Sebenarnya saya enggak langsung tiba-tiba pindah. Di HokBen ini kan industrinya F&B, jadi basic service-nya saya pelajari di perhotelan, sementara basic technology-nya saya belajar di UBSI. Dua fondasi itulah yang sangat membantu dan menopang karier saya sampai saat ini," ungkap Dodit membagikan rahasia perjalanan kariernya.

Ilmu yang ia serap selama di UBSI benar-benar teruji di lapangan. Dodit merasakan langsung bagaimana materi-materi kuliah seperti struktur data hingga manajemen sangat aplikatif.

Sebelum mantap berlabuh di perusahaan restoran bergaya Jepang tersebut pada tahun 2014, ia juga sempat menempa diri di industri telekomunikasi (Telkom) selama empat tahun.

Semua pengalaman itu bermuara pada posisinya kini, di mana ia bertanggung jawab penuh atas ekosistem Digital Marketing perusahaan, termasuk pengelolaan Customer Relationship Management (CRM).

Kini, setelah belasan tahun malang melintang di dunia profesional, Dodit kembali menyapa almamaternya lewat Seminar Motivasi (SEMOT) yang digelar sebagai rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di UBSI yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif, di BSI Convention Center (BSI Convex), Kaliabang, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (20/9). Ia merasa antusias bisa hadir dalam sesi sharing bersama mahasiswa baru.

Menurutnya, berbagi pengalaman nyata dari dunia industri sangat krusial, mengingat pada masanya berkuliah, seminar motivasi dan bimbingan langsung dari praktisi belum semarak sekarang.

Ia pun mengapresiasi ekosistem kampus UBSI yang dinilainya terus berkembang semakin canggih dan mampu mewadahi komunitas alumninya dengan sangat baik.

Sebagai praktisi yang hidup di tengah arus digitalisasi yang masif, Dodit menitipkan pesan khusus bagi para mahasiswa baru. Baginya, akses teknologi di era modern adalah sebuah privilese yang harus dimanfaatkan dengan cerdas.

"Untuk maba sekarang, gunakanlah teknologi dengan maksimal karena sekarang aksesnya sudah sangat mudah dan serba terbuka. Kalian bisa dapat informasi tanpa harus ke mana-mana. Tapi ingat, tantangannya adalah bagaimana kalian menggunakan dan mengerti informasi itu. Bukan hanya sekadar mudah didapat, tapi informasi itu harus bisa dimengerti dengan baik," pungkasnya.

Berita Lainnya

Rekomendasi