Jumat 18 Sep 2026 17:23 WIB

UNM Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Platform Data dan AI Bersama Yayasan Open Source

Forum ini diisi dengan sesi sharing knowledge.

Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar kegiatan Come to Company untuk menjajaki kerja sama teknologi bersama Yayasan Komunitas Open Source di Jakarta Timur, Selasa (15/9/2026).
Foto: UNM
Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar kegiatan Come to Company untuk menjajaki kerja sama teknologi bersama Yayasan Komunitas Open Source di Jakarta Timur, Selasa (15/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar kegiatan Come to Company untuk menjajaki kerja sama teknologi bersama Yayasan Komunitas Open Source di Jakarta Timur, Selasa (15/9/2026). Kunjungan ini berfokus pada eksplorasi KNIME Community Indonesia guna memperkuat pembelajaran di bidang Data dan Artificial Intelligence (AI).

Delegasi UNM yang dipimpin oleh Kepala NEX.AI Dr. Ali Khumaidi disambut langsung oleh Founder Yayasan Open Source, Arief Rama Syarif. Forum ini diisi dengan sesi sharing knowledge serta diskusi mendalam terkait penggunaan KNIME Analytics Platform sebagai alat pendukung bahan ajar mahasiswa.

Baca Juga

Pemanfaatan teknologi analitik tersebut makin relevan mengingat Program Studi Sains Data UNM telah mengantongi akreditasi Unggul. Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM berupaya memperkaya proses akademik mahasiswa melalui sinergi bersama praktisi dan komunitas teknologi secara berkelanjutan.

Kepala NEX.AI Universitas Nusa Mandiri, Dr. Ali Khumaidi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif.

“Kami melihat KNIME memiliki potensi yang sangat baik untuk mendukung proses pembelajaran Data dan AI di Universitas Nusa Mandiri. Melalui pendekatan yang lebih praktis dan berbasis workflow, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep pengolahan dan analisis data, tetapi juga dapat langsung mengeksplorasi bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan nyata,” kata Dr. Ali dalam rilis yang diterima, pada Kamis (17/9/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan komunitas akan memberikan pengalaman praktis yang bernilai bagi portofolio mahasiswa. Kunjungan ini diharapkan berlanjut ke tahap implementasi program seperti workshop, project-based learning, hingga pelatihan kompetensi.

Sementara itu, Founder Yayasan Open Source sekaligus KNIME Certified Trainer & Contributor, Arief Rama Syarif, membagikan pengalamannya dalam mengelola berbagai proyek analitik tingkat nasional maupun internasional. Ia menyambut positif rencana sinergi akademis ini untuk mendorong penguasaan teknologi digital secara terbuka.

“Semoga diskusi hari ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas untuk menghadirkan pembelajaran Data dan AI yang semakin praktis, terbuka, dan relevan bagi mahasiswa,” ujarnya.

Inisiatif kolaborasi ini diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata yang mempertemukan ruang akademik dengan kebutuhan industri. Melalui sinergi ini, mahasiswa UNM disiapkan agar memiliki keterampilan pengolahan data yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja modern.

Berita Lainnya

Rekomendasi