REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Arisman, terpilih mengikuti program ASEAN Visiting Scholars Program di Taiwan. Program tersebut mempertemukan akademisi dan peneliti dari sejumlah negara Asia Tenggara untuk membahas perkembangan ekonomi dan politik kawasan.
Arisman, yang juga menjabat sebagai Direktur Center for Southeast Asian Studies (CSEAS), menjadi salah satu dari enam dosen dan peneliti yang mengikuti program tersebut. Delegasi berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ibnu Qizam, mengatakan kolaborasi lintas negara penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset di lingkungan perguruan tinggi.
“FEB UIN Jakarta secara konsisten mengupayakan langkah internasionalisasi, bagi dosen maupun mahasiswa, melalui berbagai terobosan kerja sama global. Keterlibatan akademisi dalam jejaring riset internasional menjadi kunci penting, untuk membawa gagasan lokal ke panggung dunia, sekaligus memperkuat standar mutu perguruan tinggi,” ujar Ibnu Qizam dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).
Selama berada di Taipei, para akademisi dijadwalkan mengikuti serangkaian dialog bersama pejabat dan pakar di Taiwan untuk membahas dinamika ekonomi serta politik kawasan. Agenda tersebut mencakup pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan, pimpinan Chung-Hua Institution for Economic Research, akademisi Tamkang University, serta jajaran eksekutif Industrial Technology Research Institute dan Hsinchu Science Park Bureau.
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman mengenai hubungan lintas sektor antara Taiwan dan negara-negara ASEAN. Hubungan tersebut mencakup kerja sama investasi, perdagangan, serta inovasi teknologi.
Bagi Arisman, program di Taiwan menjadi fellowship internasional keempat yang diraihnya selama menjalani karier akademik. Sebelumnya, ia pernah menjadi Research Fellow selama tiga bulan di Western Sydney University, Australia, melalui skema Australia Awards.
Arisman juga pernah mengikuti program fellowship dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di Washington D.C. Selain itu, ia menuntaskan program fellowship di Denmark Technical University (DTU), Kopenhagen, melalui dukungan Danida Fellowship.




