REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi menjalin kerja sama dengan Indonesian British Education Centre (IBEC) untuk membuka peluang studi lanjut ke sejumlah universitas di Inggris. Informasi ini disampaikan langsung oleh Direktur IBEC, Satyadhi Hendra, saat melakukan kunjungan ke ULM pada Jumat.
Wakil Rektor IV ULM, Dr. Yusuf Azis, menyatakan bahwa kunjungan tersebut memberikan informasi dan membuka peluang yang lebih luas bagi seluruh civitas akademika ULM. Kerja sama ini tidak hanya untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga membangun jejaring internasional serta mengembangkan kolaborasi riset dan akademik dengan perguruan tinggi di Inggris.
Satyadhi Hendra menjelaskan bahwa IBEC merupakan perwakilan resmi universitas di Inggris yang dibentuk pada tahun 1998 oleh British Council. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam menjembatani kerja sama antara institusi pendidikan di Indonesia dan Inggris.
Selain itu, IBEC juga memberikan pendampingan penuh bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke Inggris. Dukungan tersebut diberikan tanpa biaya, mencakup konsultasi, proses pendaftaran, penempatan universitas, pengaturan akomodasi, pembekalan sebelum keberangkatan, penerjemahan dokumen oleh penerjemah tersumpah, hingga pengurusan visa.
"IBEC telah menjembatani kolaborasi antara universitas di Indonesia dengan perguruan tinggi di Inggris, antara lain program joint degree, study abroad, joint degree tingkat magister dan sarjana, serta joint research," jelas Satyadhi.
Durasi Studi dan Persyaratan Pendaftaran
Dari sisi jenjang pendidikan, perguruan tinggi di Inggris menawarkan program sarjana yang umumnya berdurasi tiga tahun. Sementara itu, program magister dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun, dan program doktoral berdurasi tiga tahun dengan batas maksimal lima tahun.
Satyadhi turut menjelaskan berbagai persyaratan dan dokumen yang harus dilengkapi untuk mendaftar ke universitas di Inggris. Dokumen tersebut meliputi ijazah, surat rekomendasi, personal statement, surat sponsor (jika tersedia), serta proposal penelitian bagi pelamar program doktoral. Calon mahasiswa juga wajib memiliki nilai IELTS di kisaran 6,0–6,5 sebagai syarat kemampuan bahasa Inggris.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




