REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) berbeda dengan toko ritel modern atau supermarket.
Zulkifli menjelaskan selama ini banyak masyarakat yang salah paham terkait dengan keberadaan Koperasi Desa. Banyak yang beranggapan bahwa Koperasi Desa akan menggantikan toko ritel modern.
"Bukan supermarket," Zulkifli ditemui sebelum menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan Koperasi Desa berfungsi sebagai offtaker atau bertindak sebagai penyerap hasil dari petani, peternak, maupun nelayan.
Menurutnya, hal ini sangat diperlukan agar petani, peternak dan juga nelayan bisa mendapatkan harga yang pantas atau tidak di bawah standar. "Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain ya," terang Zulkifli.
Lihat postingan ini di Instagram




