REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Stadion Teladan mulai menunjukkan wajah barunya menjelang Piala AFF U-19 2026. Revitalisasi stadion legendaris di Kota Medan itu kini memasuki tahap akhir sebelum dipakai untuk turnamen yang berlangsung pada 1-14 Juni mendatang.
Pemerintah Kota Medan terus mengebut persiapan agar stadion berkapasitas sekitar 20 ribu penonton tersebut siap digunakan dengan aman dan nyaman selama ajang sepak bola Asia Tenggara itu berlangsung.
“Sudah tahap finishing. Persiapannya terus digencarkan,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Medan Tengku Chairulniza di Medan, Senin (25/5/2026).
Keseriusan Pemkot Medan terlihat dari keterlibatan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas yang ikut memimpin gotong royong di area stadion. Sejumlah pemangku kebijakan turun tangan membersihkan sisa material revitalisasi agar Stadion Teladan siap menyambut peserta dan penonton.
Menurut Tengku, pengerjaan utama stadion pada dasarnya sudah rampung. Lapangan, tribun, hingga pemasangan bangku penonton telah selesai dilakukan.
“Untuk bangku sekitar 20 ribu kurang lebih telah terpasang. Tinggal akses ke luar masuk penonton,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah kota masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan PSSI, terkait detail penggunaan stadion selama turnamen berlangsung. Revitalisasi Stadion Teladan ini dibiayai oleh APBN dan APBD.
“Kita belum tahu apakah pelaksana itu akan menggunakan seluruh bangku. Kalau dari Pak Wali Kota maunya semua dipakai, tetapi belum tahu. Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya karena panitia dari PSSI,” kata Tengku.
Piala AFF U-19 2026 akan diikuti 11 negara Asia Tenggara. Sumatera Utara menjadi tuan rumah dengan menyiapkan tiga stadion utama, yakni Stadion Teladan, Stadion Utama Sumatera Utara, dan Stadion Madya.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengatakan selain stadion pertandingan, sejumlah venue latihan juga telah disiapkan untuk menunjang kebutuhan seluruh peserta.
“Tempat latihannya di Stadion Mini Pancing, Lapangan Cadika, dan Lapangan Kebun Bunga,” kata Arya.