REPUBLIKA.CO.ID, PHUKET -- Seorang pelaut AS berdinas di USS Chief, kapal penyapu ranjau Angkatan Laut yang sedang dalam perjalanan ke Timur Tengah, diserang oleh seekor monyet saat kunjungan darat di Phuket, Thailand.
Pelaut yang tidak disebutkan namanya itu adalah bagian dari kru di kapal Angkatan Laut AS, yang bertugas membersihkan ranjau yang ditanam oleh Iran di Selat Hormuz.
Pelaut tersebut dievakuasi ke pangkalan USS Chief di Sasebo, Jepang, untuk menerima perawatan medis yang layak. Meskipun insiden tersebut tidak menunda misi USS Chief, dan pelaut tersebut baik-baik saja, Angkatan Laut mengatakan serangan itu menyoroti bahwa misi militer menghadapi gangguan tak terduga yang sulit untuk diperhitungkan, terutama pada saat perang.
"Hal-hal aneh terjadi. Ini jelas merupakan hal yang tidak terduga," kata seorang pejabat militer seperti dikutip oleh Axios.
Thailand terkenal dengan monyet makaka yang berkeliaran di jalanan. Kawanan itu mencuri makanan dan barang-barang konsumsi lainnya dari orang-orang yang lewat.
Dalam beberapa kasus, pertemuan tersebut dapat berakibat fatal, terutama karena kera makaka merupakan pembawa virus Herpes B. Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.
Lihat postingan ini di Instagram
Blokade Selat Hormuz




