REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI, – Mobilitas kendaraan di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mengalami penurunan pada H-1 Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya Jumat (20/3/2026), menurut data PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC).
Dalam keterangannya di Bekasi, Sabtu, Desti Anggraeni, GM Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, mengatakan bahwa pergerakan lalu lintas mulai melandai dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Tercatat sebanyak 30.955 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju Cikampek melalui Jalan Layang MBZ pada periode tersebut.
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar -0,34 persen dibandingkan lalu lintas normal, yang biasanya mencapai 31.060 kendaraan. Desti menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan cenderung merata sepanjang hari, baik pagi, siang, maupun malam, tanpa peningkatan signifikan.
Sementara itu, volume kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 14.340 kendaraan, turun -40,69 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 24.177 kendaraan. Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di kedua arah mencapai 45.295 kendaraan, yang mencerminkan berkurangnya mobilitas menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pihak JJC mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta memperhatikan kecukupan daya listrik dan bahan bakar. Mereka juga mengingatkan agar mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan, yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
Pengguna jalan dapat mengakses informasi terkini atau permintaan pelayanan lalu lintas melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, Twitter @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.