REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK — Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan situasi lalu lintas pada Hari H Lebaran dalam kondisi terkendali. Arus kendaraan di jalan tol maupun arteri terpantau relatif lancar meski mobilitas masyarakat tetap tinggi.
Ia menyebut lonjakan arus kendaraan terjadi pada Sabtu (21/3/2026), terutama di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Kepadatan sempat muncul pada siang hari dan langsung direspons melalui rekayasa lalu lintas.
“Untuk di jalan tol, tadi pada pukul 11.00 ada sedikit bangkitan arus sehingga di Cikampek kilometer 57 sampai 70 hingga 80 kita lakukan one way,” kata Agus di Command Center Korlantas Polri, Sabtu (21/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan volume kendaraan dipicu pergerakan masyarakat yang masih berlangsung, khususnya menuju arah Trans Jawa. Kepadatan terpantau mengarah ke kilometer 70 sehingga diperlukan pengaturan arus agar tetap lancar.
Agus menambahkan, rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional mengikuti dinamika di lapangan. Pola ini diterapkan agar kendaraan dari Jakarta menuju Trans Jawa tetap bergerak tanpa hambatan berarti.
“Hari H Lebaran, mobilitas memang cukup tinggi, khususnya di Japek. Kendaraan yang mengarah ke kilometer 70 pada pukul 11.00 tadi mengalami bangkitan arus sehingga kita melakukan rekayasa lalu lintas agar kendaraan dari Jakarta menuju Trans Jawa lebih lancar,” ujarnya.
Agus juga memaparkan kesiapan pengamanan pasca-Lebaran, termasuk potensi aglomerasi di sejumlah wilayah seperti Jabodetabek, Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, hingga Bali. Seluruh jajaran kepolisian telah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Berdasarkan data traffic counting, pergerakan kendaraan menuju Trans Jawa mencapai sekitar 66 persen, sedangkan ke arah Jawa Barat sekitar 33 persen. Distribusi ini menjadi dasar pengambilan kebijakan saat arus balik.
“Selanjutnya berkaitan dengan antisipasi setelah H+1 Lebaran, aglomerasi dari Solo Raya, Semarang Raya, termasuk Jabodetabek, Bali, dan Malang Raya sudah kami antisipasi melalui pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di masing-masing Polda,” ucapnya.