Kamis 19 Mar 2026 00:15 WIB

Arus Mudik Pemotor Padati Jalur Pantura Karawang

Pemudik sepeda motor memadati jalur arteri dan Pantura Karawang pada H-3 Lebaran untuk menghindari panas dan kemacetan siang.

Rep: antara/ Red: antara
Pemudik bermotor
Foto: antara
Pemudik bermotor "menyemut" di jalan arteri hingga Pantura Karawang.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – Arus mudik Lebaran 2023 diwarnai dengan kepadatan pemudik yang menggunakan sepeda motor, terutama di sepanjang jalan arteri hingga jalur Pantura Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Fenomena ini terjadi pada H-3 Lebaran, mulai Rabu sore hingga tengah malam.

Pemudik sepeda motor terlihat memadati jalan sejak memasuki wilayah Tanjungpura, tepat di perbatasan Bekasi-Karawang. Iringan pemudik ini tampak tak terputus, menyerupai barisan semut yang berjalan di dinding.

Banyak pemudik yang memilih berangkat pada malam hari untuk menghindari panas matahari dan kemacetan yang lebih parah di siang hari. "Kalau malam, meskipun macet tidak terlalu panas," ujar Ayub, seorang pemudik asal Bekasi yang menuju Indramayu, ditemui saat beristirahat di wilayah Cikampek.

Ayub, yang berangkat bersama lima temannya, mengaku memilih sepeda motor karena lebih hemat dan santai. Meski demikian, ia beberapa kali terjebak macet, terutama di Cikarang, titik perbatasan Bekasi-Karawang, serta di beberapa titik lain di Karawang.

Sementara itu, Karno, pemudik lainnya, mengeluhkan kondisi jalur mudik yang gelap akibat padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU). "Ya berbahaya saja, harus waspada, apalagi kalau kendaraan kita lampunya tidak cukup terang," katanya.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lampu PJU padam banyak ditemukan di sepanjang jalan Lingkar Bypass Tanjungpura Karawang, mulai dari wilayah Tanjungpura hingga Bunderan Disnakertrans Karawang.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Terkait
Berita Lainnya

Rekomendasi