Rabu 18 Mar 2026 19:44 WIB

113 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Bengkalis Paling Banyak

Warga bersama pemerintah saling mendukung memadamkan karhutla.

Sejumlah anggota polisi melakukan proses pendinginan di lahan gambut yang bekas terbakar.
Foto: ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Sejumlah anggota polisi melakukan proses pendinginan di lahan gambut yang bekas terbakar.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 113 titik panas di Provinsi Riau berdasarkan pembaruan data hingga Rabu (18/3/2026) pukul 16.00 WIB. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi mencapai 36 titik.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Mari Frystine menyampaikan sebaran titik panas lainnya berada di Kota Dumai sebanyak 32 titik, Rokan Hilir 20 titik, Pelalawan 17 titik, Siak 5 titik, serta Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, dan Kampar masing-masing satu titik.

Baca Juga

"Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga Rabu pukul 16.00 WIB," katanya dalam keterangan di Pekanbaru, Rabu.

Secara regional, Pulau Sumatra terdeteksi 198 titik panas dengan Provinsi Riau menyumbang jumlah terbanyak. Menyusul kemudian Kepulauan Riau 27 titik, Aceh 20 titik, Sumatera Selatan 11 titik, Kepulauan Bangka Belitung 10 titik, Jambi 8 titik, Sumatera Utara 4 titik, Sumatera Barat dan Bengkulu masing-masing 2 titik, serta satu titik di Lampung.

Tim Gabungan Lakukan Pemadaman di Sejumlah Lokasi

Tim gabungan dari berbagai instansi masih berjibaku melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah Riau. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau Jim Gafur memaparkan kondisi terkini titik-titik kebakaran.

Di Kabupaten Bengkalis, kebakaran terjadi di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat. "Kondisi masih ada titik api dan dilakukan pemadaman," katanya. Sementara di Kabupaten Pelalawan, satu titik kebakaran masih berada di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti.

Kota Dumai mencatat dua titik kebakaran, yakni di Kelurahan Teluk Makmur dan Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai. Adapun di Kabupaten Rokan Hilir, satu titik api terpantau di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih dengan upaya pemadaman dan penyekatan terus dilakukan agar api tidak meluas.

Kementerian Kehutanan Kerahkan Manggala Agni dan Patroli Udara

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mengintensifkan pengendalian karhutla di Riau menjelang Idul Fitri. Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri menyampaikan bahwa pada periode 1-15 Maret 2026, telah dilakukan 48 kali operasi penanganan karhutla dengan luas areal yang berhasil ditangani mencapai 78,2 hektare di Kabupaten/Kota Dumai, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, dan Kampar.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement