REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA, – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau warga Muhammadiyah di Bali untuk tidak menggelar takbir keliling pada malam Idul Fitri 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
"Khusus warga Muhammadiyah dan takmir-takmir masjid Muhammadiyah di Bali, atas nama tasamuh atau toleransi, diimbau untuk tidak melakukan takbir keliling atau takbir yang menggunakan pengeras suara," ujar Haedar di Kantor PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta, Senin.
Menurut Haedar, warga Muhammadiyah di Bali dapat melaksanakan takbiran di rumah masing-masing. Ia juga menyarankan agar salat Idul Fitri dilaksanakan di lapangan terbuka jika memungkinkan.
"Namun, jika tidak memungkinkan, salat Id dapat dilaksanakan di masjid atau tempat lain yang memungkinkan," tambahnya.
Haedar juga berpesan agar perbedaan dalam penentuan waktu Idul Fitri 1447 Hijriah disikapi dengan saling menghormati. "Pada substansinya, mari Idul Fitri ini, baik dalam kesamaan maupun perbedaan, kita jadikan momentum untuk menggali dan mengimplementasikan sumber-sumber pencerahan agama bagi kehidupan kita," ujarnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.