Kamis 12 Mar 2026 02:38 WIB

Serangan Besar Merujuk Surat Al-Fil: Hizbullah Kirim 100 Roket Sekaligus, Iran Dua Gelombang Rudal

Hizbullah pada Kamis (12/3/2026) mengumumkan Operation Devoured Straw.

Kebakaran di lokasi kejadian setelah sebuah bangunan dihantam rudal Iran di Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026. Perang telah memasuki hari ke-12 pada Kamis (12/3/2026).
Foto: EPA/ABIR SULTAN
Kebakaran di lokasi kejadian setelah sebuah bangunan dihantam rudal Iran di Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026. Perang telah memasuki hari ke-12 pada Kamis (12/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Kelompok pejuang militan Hizbullah pada Kamis (12/3/2026) mengumumkan Operation Devoured Straw (Operasi Dimakan Ulat) sebagai respons atas agresi Israel terhadap Lebanon dan rakyatnya. Seperti dilaporkan Al Mayadeen, nama operasi itu diambil dari sebuah ayat dalam Surat Al-Fil (Tentara Gajah), dan merujuk pada peristiwa sebelum era Islam di tanah Arab yang dikenal sebagai "Tahun dari Gajah".

Pada tahun ini, bala tentara yang dipimpin oleh Abrahah, pemimpin dari Yaman di bawah Kerajaan Aksumite bergerak menuju Mekkah dengan menggunakan gajah-gajah bertujuan menghancurkan Ka'bah. Saat para tentara Abrhah mendekati Mekkah, menurut Surat Al-Fil, Allah mengintervensi dengan mengirim sekawanan burung yang menghantam para tentara Gajah dengan batu, mengakibatkan mereka kolaps dan gagal mencapai tujuan serangan.

Baca Juga

Dalam operasi ini, Hizbullah meluncurkan 100 roket sekaligus menuju Israel utara. Dilaporkan media setempat, sirene meraung di kawasan utara pendudukan dan juga Israel tengah, sementara dua gelombang rudal dari Iran juga terdeteksi menuju Israel.

Media Israel juga melaporkan, pada saat yang sama muncul juga serangan drone dari Lebanon menargetkan Dataran Tinggi Golan, Metulla, dan Misgav Am. Hantaman langsung rudal-rudal dilaporkan terjadi di wilayah Israel.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement