Rabu 11 Mar 2026 02:00 WIB

Pakar JDDC: Persiapan Penting untuk Mudik Lebaran dengan Kendaraan Pribadi

Jusri Pulubuhu dari JDDC memaparkan persiapan penting untuk mudik Lebaran dengan kendaraan pribadi, termasuk waktu perjalanan, kondisi fisik, dan kapasitas muatan.

Rep: antara/ Red: antara
Hal-hal yang perlu diantisipasi saat mudik pakai kendaraan pribadi.
Foto: antara
Hal-hal yang perlu diantisipasi saat mudik pakai kendaraan pribadi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menjelang mudik Lebaran, Jusri Pulubuhu dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengingatkan warga untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Dalam jumpa media di Jakarta pada Selasa (10/3), Jusri menekankan pentingnya mengantisipasi tiga karakter perjalanan mudik, yaitu waktu perjalanan, kondisi fisik yang lelah, dan muatan barang yang berlebih.

Jusri menjelaskan bahwa perjalanan mudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur bisa memakan waktu lebih lama dibandingkan hari biasa. Sebagai contoh, perjalanan ke Semarang yang biasanya ditempuh dalam 6-7 jam bisa memakan waktu hingga 12 jam lebih saat mudik Lebaran. Kondisi ini makin menantang bagi pengemudi dan penumpang yang sedang berpuasa.

Untuk mengatasi kelelahan selama perjalanan, Jusri menyarankan agar pengendara mempersiapkan kondisi fisik dengan baik dan mengatur waktu istirahat. Mengingat banyak pemudik membawa bekal dan oleh-oleh, Jusri juga mengingatkan agar muatan tidak melebihi kapasitas kendaraan. Muatan berlebih dapat mempercepat kerusakan kendaraan dan meningkatkan konsumsi BBM.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan memprediksi sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama mudik Lebaran 2026. Polri memprediksi puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 akan terjadi pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement