REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN, – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyatakan bahwa pemerintah dan militer Yordania siap mendukung Indonesia dalam mengirimkan pasukan ke Gaza, Palestina. Dukungan ini dinyatakan oleh Raja Yordania, Abdullah II ibn Al-Hussein, dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Basman, Amman, pada Rabu.
Dalam pertemuan tersebut, Raja Yordania menyampaikan kesiapannya untuk memberikan bantuan dan dukungan teknis militer ketika Indonesia mengirimkan pasukan ke Gaza untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang dibentuk oleh Dewan Perdamaian Gaza. Menlu Sugiono menegaskan bahwa beberapa hal teknis militer akan dibantu oleh Yordania.
Pertemuan bilateral ini dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, Raja Yordania didampingi oleh Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.
Kerja Sama Indonesia-Yordania
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengekspresikan kekhawatirannya terhadap tindakan Zionis Israel di Tepi Barat. Prabowo menyatakan bahwa insiden-insiden di Tepi Barat dapat menghambat upaya perdamaian yang sedang diusahakan di Gaza. Untuk itu, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dengan Yordania dalam menghadapi masalah ini.
Prabowo menegaskan bahwa tim Indonesia akan bekerja sama erat dengan tim Yordania untuk mengantisipasi berbagai situasi yang mungkin terjadi di masa mendatang. "Kami ingin memperkuat dan meningkatkan kerja sama ini," ujar Prabowo kepada Raja Abdullah II.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.