Rabu 18 Feb 2026 10:39 WIB

Disebut Hasil Efisiensi, dari Mana Sebenarnya Dana MBG?

Dalam APBN 2026, 67 persen dana MBG dari anggaran pendidikan.

Seorang guru memotret hidangan makan bergizi gratis (MBG) saat waktu istirahat di SMP Negeri 1 Denpasar, Bali, Senin (19/1/2026).
Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Seorang guru memotret hidangan makan bergizi gratis (MBG) saat waktu istirahat di SMP Negeri 1 Denpasar, Bali, Senin (19/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Pernyataan Wakil Menteri Haji Dahniel Azhar Simanjuntak soal dana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis jadi polemik di jagat maya. Dari mana sebenarnya anggaran program tersebut?

Kementerian Keuangan tahun lalu menganggarkan anggaran makan bergizi gratis (MBG) senilai Rp 335 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Anggaran ini naik dari anggaran MBG pada 2025 sebesar Rp 71 triliun. 

Baca Juga

Itu angka yang tak sedikit. Jumlah tersebut mencapai 6,4 persen dari total anggaran belanja dalam rancangan anggaran dan pendapatan negara (RAPBN) 2026 yang totalnya Rp 3.786,5 triliun.

Menteri keuangan yang kala itu dijabat Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pada Agustus 2025, dana MBG tersebut diambil dari sejumlah pos anggaran. Sebesar 67 persen dari anggaran MBG, atau senilai Rp 223,6 triliun diambil dari dana pendidikan. 

Dalam jumpa pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta pada Jumat (15/8/2025), Sri Mulyani memaparkan, tahun ini anggaran pendidikan sedianya 20 persen dari APBN 2026 l. Angkanya menjadi Rp 757,8 triliun dari tahun lalu sebesar Rp 724,7 triliun.

photo
Tangkapan layar paparan RAPBN 2026 di Kementerian Keuangan pada Agustus 2025. - (Dok Republika)

Artinya, dana pendidikan yang dialokasikan untuk MBG memang tergolong besar. Dengan angka di atas, dana MBG memakai sekitar 30 persen anggaran pendidikan. Dana ini untuk membiayai program MBG bagi 82,9 juta siswa yang dilayani oleh sekitar 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Selain dari anggaran pendidikan, sebanyak 7 persen dana MBG atau sebesar Rp 24,7 triliun, diambil dari anggaran kesehatan, merujuk keterangan Sri Mulyani. Dana itu untuk program MBG bagi ibu hamil/menyusui dan balita bagi 7,4 juta orang. 

Sisa pendanaan untuk MBG kemudian diambilkan dari fungsi ekonomi sebesar Rp 19,7 triliun atau 6 persen, serta dari dana MBG yang dicadangkan senilai Rp 67 triliun atau 20 persen dari total anggaran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement