Sabtu 31 Jan 2026 12:28 WIB

Sjafrie Ungkap Prabowo Bertemu Tokoh Oposisi Jumat Malam

Tadi malam Bapak Presiden bertemu tokoh-tokoh nasional dalam tanda kutip oposisi.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin berpidato dalam acara Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin berpidato dalam acara Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto bertemu sejumlah tokoh nasional yang selama ini kritis ke pemerintah pada Jumat (30/1/2026) malam WIB. Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Presiden Prabowo ingin mendengarkan masukan langsung dari mereka.

"Tadi malam Bapak Presiden bertemu tokoh-tokoh nasional dalam tanda kutip oposisi," ucap Sjafrie saat berpidato dalam Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga

Setelah mendapat penjelasan dari Prabowo, menurut Sjafrie, tokoh oposisi tersebut memutuskan tidak lagi berseberangan dengan pemerintah. "Tadi malam, mereka dengan terbuka menyampaikan, 'mulai malam ini tak ada lagi oposisi' buat pemerintah, tapi berganti oposisi dalam pemerintah. Itu menjadi kembalinya kedaulatan rakyat di dalam negara," kata Sjafrie.

Seusai acara, Republika menanyakan langsung kepada Sjafrie siapa saja tokoh oposisi yang ditemui Prabowo. "Namanya lupa," kata Sjafrie enggan menjawab.

Dalam pertemuan dengan Prabowo, kata Sjafrie, sang tokoh tersebut menepis dirinya sebagai pihak oposisi pemerintah. Menurut dia, selama ini, sang tokoh menyampaikan masalahnya dengan pemerintahan Prabowo adalah faktor komunikasi saja.

"Tokoh nasional itu menyatakan bahwa sebetulnya tidak ada oposisi, karena ini masalah komunikasi. Yang saya tahu bahwa tokoh nasional itu menyatakan bahwa sekarang waktunya kedaulatan rakyat," ucap Sjafrie.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement