Kamis 29 Jan 2026 05:00 WIB

Trump Usulkan Rekening Investasi untuk Setiap Bayi di AS

Donald Trump mengusulkan program investasi 1.000 dolar AS untuk bayi di AS, bertujuan memperkuat ekonomi dan mengurangi kesenjangan generasi.

Rep: antara/ Red: antara
Presiden AS Donald Trump saat berpidato di depan Majelis Umum PBB di New York pada 23 September 2025. Dalam pidato itu, Trump meremehkan badan dunia tersebut.
Foto: REUTERS/Mike Segar
Presiden AS Donald Trump saat berpidato di depan Majelis Umum PBB di New York pada 23 September 2025. Dalam pidato itu, Trump meremehkan badan dunia tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON, – Presiden Donald Trump mengumumkan rencana kebijakan baru yang memberikan modal finansial awal kepada bayi yang baru lahir di Amerika Serikat. Kebijakan ini bertujuan menanamkan kepemilikan ekonomi sejak dini dan memperluas kesempatan meraih kesejahteraan.

Dalam pertemuan tingkat tinggi pada Rabu, Trump meluncurkan program Trump Accounts yang mencakup investasi awal pemerintah sebesar 1.000 dolar AS untuk setiap anak yang memenuhi syarat dan lahir pada periode 2025 hingga 2028.

Program ini dirancang untuk membantu anak-anak yang memulai hidup tanpa sumber daya finansial memadai. Dana dalam rekening tersebut akan dikelola sebagai investasi jangka panjang dan diharapkan tumbuh seiring waktu, menjadi fondasi keuangan ketika anak memasuki usia dewasa.

“Kita akan menempatkan kekayaan sebesar tiga triliun hingga empat triliun dolar AS (Rp50,1--Rp66,8 kuadriliun) di tangan generasi muda Amerika yang tanpa kebijakan ini mungkin benar-benar memulai hidup dari nol,” ujar Trump.

Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi antargenerasi dan memperkuat kelas menengah di masa depan. Trump yakin kebijakan ini akan dikenang sebagai salah satu inovasi kebijakan paling transformatif sepanjang masa.

Trump juga menekankan bahwa pemberian aset riil sejak dini adalah langkah strategis untuk membangun ketahanan ekonomi jangka panjang dan mendorong kemandirian finansial warga negara. Ia menilai inisiatif ini sebagai pemutusan dari warisan fiskal pemerintahan sebelumnya, dengan meninggalkan aset nyata dan kesempatan menuju kebebasan finansial bagi setiap anak Amerika sejak lahir.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement