REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran mengeksekusi seorang pria pada Rabu yang dituduh sebagai mata-mata Israel. Demikian dilaporkan media peradilan Iran, Mizan, yang menyebut namanya sebagai Hamidreza Sabet Esmaeilipour.
Terlibat dalam perang bayangan selama beberapa dekade dengan Israel, Iran telah mengeksekusi banyak orang yang dituduh memiliki hubungan dengan dinas intelijen Israel dan memfasilitasi operasinya di negara tersebut.
"Hamidreza Sabet Esmaeilipour, yang ditangkap pada 29 April 2025, digantung karena kejahatan spionase dan kerja sama intelijen untuk kepentingan badan intelijen musuh (Mossad) melalui ... transfer dokumen dan informasi rahasia, setelah putusan dikonfirmasi oleh Mahkamah Agung dan melalui prosedur hukum,” kata Mizan.
Eksekusi terhadap warga Iran yang dihukum karena memata-matai Israel dilaporkan telah meningkat secara signifikan sejak tahun lalu.
Eksekusi dilakukan menyusul konfrontasi langsung antara kedua musuh regional tersebut pada bulan Juni. Saat itu, pasukan Israel dan AS menyerang fasilitas nuklir Iran.
Lihat postingan ini di Instagram