Ahad 25 Jan 2026 17:47 WIB

Bye-Bye Macet! Ini Rahasia Lulusan Informatika Bisa Kerja dari Kafe Sambil Keliling Dunia

UBSI menyiapkan lulusan yang profesional dan siap kerja.

UBSI dikenal luas sebagai Kampus Digital Kreatif dengan kualitas pendidikan yang jempolan.
Foto: UBSI
UBSI dikenal luas sebagai Kampus Digital Kreatif dengan kualitas pendidikan yang jempolan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan bangun pagi tanpa harus memikirkan kemacetan? Kamu cukup membuka laptop sambil menikmati secangkir kopi favorit. Inilah gaya kerja yang menjadi impian banyak lulusan teknologi informasi. Dunia digital saat ini menawarkan fleksibilitas karier yang luar biasa, memungkinkan kamu untuk bekerja dari mana saja tanpa dibatasi oleh ruang dan lokasi.

Tren Work From Anywhere (WFA) sedang menjadi primadona global saat ini. Banyak perusahaan besar berani bayar mahal talenta digital Indonesia. Mereka butuh tenaga profesional untuk bangun sistem yang kompleks. Punya skil teknologi yang mumpuni adalah koentji utama suksesmu. Ini adalah langkah awal buat masa depan karier yang makin cemerlang.

Cuma Modal Laptop, Saldo ATM Tetap Meluap!

Dunia sekarang emang sudah berubah total sejak teknologi digital meledak gila-gilaan. Perusahaan global nggak lagi maksa karyawannya buat datang ke kantor setiap pagi.

Selama ada koneksi internet stabil, pekerjaan bisa kelar dari mana saja, uang ngalir. Fenomena ini ngebuka peluang besar buat siapa pun yang punya skill IT. Kamu bisa dapet gaji standar luar negeri tanpa perlu merantau jauh.

Bekerja sambil traveling sekarang bukan lagi sekadar mimpi di siang bolong buat anak muda. Kamu bisa ngoding santai di pinggir pantai atau cafe kekinian. Banyak perusahaan besar dari Silicon Valley hingga Singapura mulai melirik talenta kita. Mereka sangat menghargai kreativitas dan kemampuan adaptasi anak muda Indonesia yang keren. Hal ini jadi bukti kalau talenta digital kita punya daya saing tinggi.

Tapi kamu harus sadar kalau kompetensi di tingkat global itu keras banget. Industri gak butuh orang yang cuma hafal teori di buku teks saja. Mereka nyari praktisi yang beneran jago koding dan paham keamanan data.

Persiapan yang matang sejak masa kuliah jadi kunci yang sangat krusial. Jangan sampai kamu cuma jadi penonton pas orang lain sukses dapet kerjaan impian.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement