REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga jet tempur Dassault Rafale pesanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI untuk TNI AU dijadwalkan tiba di Indonesia. Kepala Biro Infohan Setjen Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI Brigjen Rico Ricardo Sirait membenarkan, kedatangan jet tempur generasi 4,5 produksi Prancis tersebut terjadi dalam waktu dekat.
"Sesuai rencana dan apabila tidak ada perubahan, kedatangan batch awal dijadwalkan pada akhir Januari 2026," ucap Rico kepada Republika di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Informasi terbaru, pesawat sudah tiba, namun proses serah terima diundur sampai waktu yang belum dintentukan.
Rico menyampaikan, untuk proses penyerahan dari Dassault Rafale ke Kemenhan untuk dioperasikan TNI AU masih terus difinalkan. "Terkait proses serah terima, akan disampaikan secara resmi setelah pesawat tiba dan seluruh tahapan administrasi serta teknis dinyatakan selesai," ujar Rico.
Kontrak pembelian 42 jet tempur Rafale diteken saat Prabowo menjabat menteri pertahanan (menhan) RI pada 2022. Nilai kontrak pengadaan mencapai 8,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 136,6 triliun. Nantinya, Rafale bakal ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Riau.