REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Badan intelijen Israel, Mossad, mengeluarkan seruan langsung yang mendesak warga Iran untuk melanjutkan protes turun ke jalan. Mossad menyatakan mendukung demonstrasi di lapangan seiring meluasnya demonstrasi di ibu kota Teheran dan kota-kota Iran lainnya.
“Turunlah ke jalan bersama-sama. Waktunya telah tiba. Kami bersama Anda,” tulis Mossad dalam sebuah unggahan di akun X berbahasa Farsi miliknya, seperti yang dilaporkan radio militer Israel pada hari Rabu.
“Bukan hanya dari jauh atau melalui kata-kata. Kami juga bersama Anda di lapangan.”
Protes yang dimulai pada Ahad, dimulai dengan para pemilik toko di Teheran yang berunjuk rasa menentang memburuknya ekonomi. Demonstrasi ini telah menyebar ke kota-kota lain, dan juga melibatkan mahasiswa.
Nilai tukar rial Iran telah jatuh terhadap dolar AS dan mata uang dunia lainnya, memaksa kenaikan harga impor dan merugikan pedagang ritel.
Seruan tersebut juga muncul setelah pembicaraan pekan ini antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump. Usai pertemuan itu Trump memperingatkan Iran akan serangan baru jika Iran membangun kembali program nuklir atau rudal balistiknya.
Lihat postingan ini di Instagram