REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Pengadilan Moskow pada Jumat (26/12/2025), menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara kepada mantan pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia. Arseniy Konovalov ditangkap dan ditahan dengan tudingan pengkhianatan saat menjadi salah satu konsulat Rusia di Amerika Serikat (AS).
Konovalov dijerat memberikan informasi kepada pejabat intelijen AS. Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengatakan, Konovalov ditangkap pada Maret 2024 atas dugaan memberikan informasi rahasia kepada intelijen AS.
Dia menerima imbalan uang selama penugasannya di Konsulat Jenderal Rusia di Houston antara 2014-2017. FSB tidak mengungkapkan informasi apa yang dituduhkan Konovalov telah ditransfer atau kapan kontak yang diduga terjadi.
Menurut laporan yang belum dikonfirmasi The Moscow Times, ia direkrut oleh CIA. Media pemerintah menerbitkan rekaman FSB saat menangkap Konovalov pada 2024, dan penampilannya di pengadilan kemudian.