Ahad 14 Dec 2025 13:55 WIB

22 Ribu Mahasiswa Terdampak Langsung Bencana Sumatera

Undip membebaskan UKT bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana Sumatera.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: A.Syalaby Ichsan
Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek)  Khairul Munadi  (kiri) meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di gedung Fakultas Hukum, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025). Pelaksanaan UTBK-SNBT digelar secara serentak se Indonesia dengan 860.976 peserta untuk memperebutkan 259.564 kursi di perguruan tinggi negeri (PTN).
Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Khairul Munadi (kiri) meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di gedung Fakultas Hukum, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025). Pelaksanaan UTBK-SNBT digelar secara serentak se Indonesia dengan 860.976 peserta untuk memperebutkan 259.564 kursi di perguruan tinggi negeri (PTN).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA —Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyebut sebanyak 22 ribu mahasiswa dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terdampak langsung bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga wilayah tersebut.

"Dalam catatan terakhir itu ada sekitar 22 ribu mahasiswa yang terdampak bencana ini," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek Khairul Munadi di Padang, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan Khairul Munadi di sela-sela penyerahan bantuan dari Kemendiktisaintek kepada mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang turut menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor. 

Khairul Munadi menjelaskan 22 ribu mahasiswa yang terdampak itu dalam tahap atau kondisi yang bervariatif. Ada yang terkena langsung, kerusakan tempat tinggal hingga orang tuanya yang turut menjadi korban bencana. 

"Adik-adik mahasiswa yang mengalami langsung bencana ini, seperti orang tuanya yang ikut terdampak akan berdampak pula pada pembiayaan pendidikan mereka,"ujar dia.

 

photo
Penggali kubur merapikan peti jenazah korban banjir bandang pada pemakaman massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Padang, Sumatera Barat, Rabu (10/12/2025). - (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement