Ahad 14 Dec 2025 11:57 WIB

Jelang Libur Nataru, Presiden Minta BMKG Beri Perhatian Khusus Sistem Peringatan Dini

Presiden meminta ketersediaan bahan pokok tetap dijaga.

Presiden Prabowo Subianto (depan) menyapa pengungsi di posko pengungsian korban bencana banir bandang di MAN 1 Langkat, Tanjung Pura, Langkat, Sumut, Sabtu (13/12/2025). Dalam tinjauan tersebut Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan moril kepada korban bencana banjir serta memastikan proses penanganan bencana dipercepat.
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Prabowo Subianto (depan) menyapa pengungsi di posko pengungsian korban bencana banir bandang di MAN 1 Langkat, Tanjung Pura, Langkat, Sumut, Sabtu (13/12/2025). Dalam tinjauan tersebut Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan moril kepada korban bencana banjir serta memastikan proses penanganan bencana dipercepat.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden Prabowo Subianto meminta kepada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar memberi perhatian khusus sistem peringatan dini di daerah dengan potensi curah hujan tinggi menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo sebelum melakukan kunjungan ke posko pengungsi di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025). Presiden meminta agar informasi peringatan dini ini menjadi perhatian penting untuk disampaikan kepada masyarakat.

Baca Juga

"Beliau (presiden) minta untuk terus diperhatikan, termasuk peringatan dini dari BMKG untuk beberapa daerah yang mungkin di Natal dan Tahun Baru ini akan mengalami peningkatan curah hujan untuk juga menjadi perhatian," ujar Prasetyo melalui keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Selain aspek kebencanaan dan infrastruktur, Prabowo juga meminta agar stabilitas ketersediaan barang kebutuhan pokok dan bahan makanan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Termasuk ketersediaan bahan-bahan pokok dan bahan makanan diminta untuk dijaga kestabilannya di tengah masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru,"ujar dia.

photo
Kapal feri tujuan ke Pulau Halmahera dengan latar awan gelap bersandar di Pelabuhan Ferry Bastiong, Ternate, Maluku Utara, Rabu (8/10/2025). Arus penyeberangan di pelabuhan tersebut terhambat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang melanda wilayah perairan Maluku Utara sejak Selasa (7/10) pagi sehingga mengakibatkan penumpukan kendaraan karena waktu tempuh kapal ferry menjadi lebih lama hingga terhambatnya distribusi logistik ke daerah-daerah. - (ANTARA FOTO/Andri Saputra)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement