REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jayapura mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat guna menciptakan suasana yang damai dan harmonis di daerah tersebut.
Ketua FKUB Kota Jayapura, Hein Karlos Mano, di Jayapura pada Sabtu menyatakan bahwa kolaborasi dari berbagai elemen komunitas diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan dan inspirasi untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah ini.
"Keberagaman bukan penghalang tetapi sebuah kekuatan yang harus dijaga dan dirawat bersama agar tercipta kedamaian dan pembangunan yang berkelanjutan," ujar Mano.
Menurut Mano, pendidikan keagamaan harus menjadi jembatan untuk menumbuhkan sikap saling menghargai antar umat beragama dan tidak menimbulkan masalah.
"Untuk itu, tokoh agama memiliki peran strategis bukan hanya sebagai pembimbing spiritual, tetapi juga sebagai agen perdamaian dan penguat integrasi sosial masyarakat yang majemuk," tambahnya.
Dia berharap semangat kebersamaan dan sikap sehati terus ditanamkan dalam merajut keberagaman di Kota Jayapura.
Sementara itu, Kapolsek Muara Tami AKP Zakaruddin mengatakan bahwa keberagaman akan terjaga apabila ada komunikasi yang terbuka dan sehat antarkomunitas.
"Kami selalu siap menjadi mitra koordinasi demi terciptanya stabilitas dan kerukunan umat beragama di Kota Jayapura," katanya.
Menurut dia, penegakan kamtibmas sangat penting, terutama saat memasuki hari raya keagamaan yang menjadi momen krusial untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.