Rabu 24 Sep 2025 02:16 WIB

Barantin Manfaatkan Quarantin AI untuk Perkuat Keamanan Pangan

Barantin terapkan Quarantin AI guna tingkatkan efisiensi layanan keamanan pangan dan dukung kebijakan nasional.

Rep: antara/ Red: antara
Barantin manfaatkan Quarantin AI perkuat layanan keamanan pangan.
Foto: antara
Barantin manfaatkan Quarantin AI perkuat layanan keamanan pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengimplementasikan Quarantin Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat ketahanan dan keamanan pangan melalui layanan digital yang lebih efisien dan akurat. Ichwandi, Kepala PDSI Barantin, menyatakan bahwa penerapan AI ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses operasional, termasuk analisa data besar, otomasi verifikasi, dan identifikasi risiko.

Menurut Ichwandi, dengan adanya Quarantin AI dalam bentuk virtual assistant, keterlibatan petugas dalam proses dapat diminimalisir, sehingga mengurangi potensi kesalahan manusia. "Akurasi keputusan dan efisiensi akan lebih optimal," ujarnya di Jakarta, Selasa.

Barantin telah mengembangkan sistem digital Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) yang mempermudah pelayanan publik dan terkoneksi dengan sistem data kementerian serta lembaga terkait, bahkan dengan karantina negara lain. Inovasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan Program Strategis Nasional (PSN) Presiden Prabowo Subianto, termasuk pengembangan lumbung pangan dan program peningkatan produksi daging dan susu.

Quarantin AI diharapkan mulai diuji coba pada akhir September, terutama untuk mendukung proses pengambilan kebijakan. Ichwandi menambahkan, "Dampak signifikan dari pemanfaatan Quarantin AI adalah layanan publik yang lebih cepat dengan akurasi keputusan yang lebih tinggi."

Penggunaan teknologi ini tidak hanya mendukung distribusi barang yang lancar dan cepat, tetapi juga menjamin kesehatan dan keamanan pangan. "Sistem informasi internal karantina akan terus berkembang sejalan dengan lingkungan strategis dan perkembangan teknologi," tutup Ichwandi.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement