Sabtu 30 Aug 2025 07:02 WIB

Impian Affan Membeli Rumah untuk Ibunya Dipenuhi Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan rumah untuk keluarga Affan

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Qommarria Rostanti
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan keluarga mendiang Affan Kurniawan saat melayat di rumah duka, Menteng, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Foto: ANTARA FOTO/HO/Setpres-Cahyo
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan keluarga mendiang Affan Kurniawan saat melayat di rumah duka, Menteng, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cita-cita almarhum Affan Kurniawan untuk membelikan rumah bagi ibunya akhirnya terwujud, meski ia sudah tiada. Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan rumah untuk keluarga Affan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Alhamdulillah Bapak Presiden hadir melakukan takziah menemui orang tua almarhum, Pak Zulkifli dan Ibu Herlina, serta kakak dan adiknya. Bapak menyampaikan duka cita yang mendalam dan juga Bapak memberikan bantuan, tentu ini bentuk keprihatinan Bapak sebagai Presiden,” kata Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, Jumat (29/8/2025) malam.

Baca Juga

Rumah bantuan tersebut berada di kawasan Cileungsi dan telah diatasnamakan ibu Affan. "Affan itu putus sekolah umur 14 tahun, bekerja sebagai penjaga portal di depan. Selama dua tahun menabung, cita-citanya ingin membelikan rumah untuk ibunya, karena selama ini tinggal di Jakarta mengontrak seperti rumah tadi yang sangat kecil memprihatinkan dengan 2 kamar,” katanya.

Semasa hidupnya, Affan dikenal pekerja keras. Ia rela menghabiskan waktu dari pagi hingga malam sebagai pengemudi ojol demi menghidupi keluarga.

Dari jerih payahnya, Affan bahkan sudah membeli sebidang tanah di Lampung dan sebuah motor untuk adik perempuannya. “Ini contoh anak-anak yang punya kepedulian pada keluarga yang prihatin. Mudah-mudahan seluruh anak Indonesia menjadi contoh pada Affan yang sayang pada orang tua, pada adik dan keluarganya, bekerja untuk keluarga ya,” kata Riza.

Presiden Prabowo, kata Riza, juga menaruh perhatian serius atas insiden yang menewaskan Affan. “Sebagaimana sudah disampaikan Bapak Presiden sangat prihatin menyampaikan belasungkawa kemudian juga Bapak Presiden meminta supaya ditindak tegas dihukum sekeras-kerasnya bagi petugas yang menyebabkan kematian daripada Affan,” ujarnya.

Menurutnya, Prabowo juga menghargai aksi demonstrasi yang dilakukan masyarakat sebagai bentuk penyampaian aspirasi, namun ia mengingatkan agar tidak anarkis. “Beliau juga sudah menyampaikan bahwa silahkan di negara demokrasi ini menyampaikan saluran aspirasi disampaikan secara terbuka, secara transparan," ujarnya.

"Namun juga menjaga jangan sampai anarkis, jangan sampai ditunggangi, jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, ada pihak-pihak tertentu yang tidak ingin Indonesia menjadi negara yang maju, negara yang besar," katanya mengakhiri.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement