REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda dalam upaya mencapai kesuksesan finansial. Pengetahuan ini menjadi kunci dalam mengelola keuangan secara efektif. Pernyataan ini disampaikan pada acara LPS Financial Festival di Medan, Rabu.
Purbaya menyoroti bahwa ekonomi nasional dapat tumbuh lebih cepat jika didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk melalui pengembangan UMKM dan pertanian. Ia menyebutkan bahwa potensi di Sumatera Utara dapat lebih maksimal dengan pemahaman literasi keuangan yang baik oleh masyarakat.
Selain itu, Purbaya mengingatkan bahwa meskipun risiko global selalu ada, ekonomi nasional yang kuat dapat dicapai dengan memperkuat permintaan domestik dan memanfaatkan bonus demografi. Ia menjelaskan bahwa saat ini ekonomi Indonesia didominasi oleh permintaan domestik yang berkontribusi sebesar 62,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada kuartal II 2025.
Pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada kuartal II 2025 juga menunjukkan peningkatan sebesar 6,99 persen secara tahunan, cukup untuk mengimbangi kontraksi pengeluaran pemerintah. Menurut Purbaya, kontribusi besar dari permintaan domestik dapat meredam gejolak eksternal.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.