Sabtu 29 Mar 2025 14:35 WIB

Perempat Final Piala FA: Man City Favorit, tapi Tujuh Tim Lain Juga Berpeluang

Manchester City akan bertandang ke markas Bournemouth.

Erling Haaland dari Manchester City, tengah, berebut bola dengan pemain Bournemouth Illya Zabarnyi, kiri, saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Bournemouth di stadion Etihad di Manchester, Inggris, Sabtu,  (4/11/2023)
Foto: AP Photo/Dave Thompson
Erling Haaland dari Manchester City, tengah, berebut bola dengan pemain Bournemouth Illya Zabarnyi, kiri, saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Bournemouth di stadion Etihad di Manchester, Inggris, Sabtu, (4/11/2023)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manchester City difavoritkan untuk memenangkan Piala FA (Piala Carabao) musim ini untuk menyelamatkan musim sulit yang dilalui the Citizens. Namun, tujuh tim lain yang tersisa di perempat final juga punya peluang. Bahkan, barangkali mereka tidak akan pernah mendapatkan kesempatan serupa dalam hitung-hitungan mengangkat trofi di Stadion Wembley pada 17 Mei mendatang.

Faktanya, tidak ada satu pun dari lima klub tersukses dalam sejarah Piala FA yang lolos ke delapan besar. Arsenal, juara bertahan Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Liverpool sudah lebih dulu tersingkir.

Baca Juga

City, yang akan bertandang ke markas Bournemouth pada Ahad (30/3/2025), memenangkan Piala FA untuk ketujuh kalinya dua tahun lalu. Akan tetapi skuad asuhan Pep Guardiola juga tak dalam kondisi ideal musim ini dan berpeluang didepak tim-tim non-unggulan.

Fakta lainnya, tujuh tim lain sudah lama sekali mengecap manisnya mengangkat trofi juara Piala FA. Juara terakhir setelah City adalah Nottingham Forest yang pernah melaju jauh pada tahun 1959. Dari delapan tim yang tersisa ini, total gelar juara Piala FA mereka hanya 18, terendah sejak tahun 1997, tujuh di antaranya diraih oleh Aston Villa yang belum pernah memenangkannya sejak 1957.

Tim divisi dua, Preston North End, yang akan menjamu Villa pada Ahad, secara statistik merupakan tim tersukses ketiga yang tersisa di Piala FA. Namun terakhir kalinya mereka mengangkat trofi terjadi pada tahun 1938.

Dua tim yang belum pernah memenangkan Piala FA, Fulham dan Crystal Palace, akan membuka rangkaian pertandingan perempat final pada Sabtu (29/3/2025) malam WIB. Fulham mencapai final pada 1975, sedangkan Palace telah dua kali sampai di final, kalah dari Manchester United pada 1990 dan sekali lagi pada 2016. Suasana yang sengit diperkirakan akan terjadi di Craven Cottage saat kedua tim yang memiliki kekuatan seimbang di Liga Primer ini akan berusaha untuk mendapatkan tempat di semifinal.

Pertandingan pada Ahad dini hari WIB akan mempertemukan Brighton & Hove Albion, yang pernah tampil di final Piala FA pada tahun 1983, dengan Forest. Seperti halnya Forest, Brighton juga mengejar tiket berlaga di kompetisi Eropa melalui Liga Primer. Brighton akan berusaha untuk membalas kekalahan telak 7-0 di liga dari tim asuhan Nuno Espirito Santo pada awal Februari lalu.

Brighton tidak terkalahkan sejak saat itu. Tim asuhan Fabian Hurzeler yang sedang dalam kondisi baik diunggulkan untuk menjadikannya sebagai pelatih termuda yang memenangkan Piala FA sejak Stan Cullis. Nama terakhir masih berusia 32 tahun saat membawa Wolverhampton Wanderers meraih gelar juara Piala FA pada tahun 1949.

“Dalam fase musim ini, kami harus memiliki keyakinan dan saya memiliki keyakinan terbesar dalam grup ini. Keyakinan bahwa mereka bisa menang dan bahwa mereka dapat mencapai musim yang dikenang semua orang," kata pelatih asal Jerman itu pada Jumat (28/3/2025).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by The Carabao Cup (@thecarabaocup)

 

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement