Jumat 28 Mar 2025 11:33 WIB

Puncak Mudik Hari Ini, Wakapolri: 2,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Hingga H+2 Lebaran

Sudah ada 1,2 juta kendaraan yang pergi meninggalkan Jakarta menuju arah timur Jawa.

Sejumlah kendaraan melaju setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2025).
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Sejumlah kendaraan melaju setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG - Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri mengatakan, akan ada 2,1 juta kendaraan yang diperkirakan akan meninggalkan Jakarta hingga H+2 Lebaran 2025. Dia mengatakan, sejak 25 Maret hingga Jumat (28/3/2025) pagi, sudah ada 1,2 juta kendaraan yang pergi meninggalkan Jakarta menuju arah timur Pulau Jawa.

"Hari ini kita melakukan one way, satu arah. Saya mendapatkan informasi dari Jasa Marga hingga H+2 diperkirakan akan ada 2,1 juta kendaraan yang akan keluar dari Jakarta," ungkap Dofiri, seusai acara peresmian one way nasional di Gerbang Tol Cikampek Utama 8 KM 57, Karawang, Jumat (28/3/2025).

Baca Juga

Ia memperkirakan puncak arus mudik di Tol Trans Jawa akan terjadi hari ini. Kepadatan juga diprediksi masih akan berlangsung hingga dua hari ke depan.

"Sampai tadi pagi ada tercatat kurang lebih 1,2 juta (kendaraan), artinya ini sudah 60 persen, oleh karena itu, hari ini diperkirakan, mudah-mudahan puncaknya arus mudik," jelas Ahmad Dofiri.

"Kalau seandainya hari tinggal 40 persen sampai besok atau tanggal 30 (Maret), mudah-mudahan itu cukup untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Besok akan ada kepadatan, tapi masih bisa kami antisipasi dengan baik," ujar dia.

Rekayasa lalu lintas one way nasional resmi diterapkan pada Jumat pagi. Langkah itu diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas yang telah terjadi pada arus mudik Lebaran 2025.

Skema one way nasional diterapkan mulai dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 Tol Kalikangkung dan acara flag off dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi serta perwakilan Jasa Marga.

Selain itu, Polri juga tengah menerapkan skema contraflow dari KM 47 sampai KM 70 Tol Cikampek. Pengendara dibatasi mengemudi di jalur contraflow dalam kecepatan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement