Kamis 27 Mar 2025 10:28 WIB

Dari Nol Sampai Ahli, Cyber University Latih Mahasiswa Berpikir Algoritmik dengan Python

Mata kuliah ini fondasi penting dalam memahami cara berpikir logis dan sistematis.

Cyber University menanamkam fondasi berpikir logis dan sistematis dengan mengajarkan algoritma dan pemrograman melalui bahasa python.
Foto: Cyber University
Cyber University menanamkam fondasi berpikir logis dan sistematis dengan mengajarkan algoritma dan pemrograman melalui bahasa python.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kemajuan teknologi yang semakin pesat menuntut mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi inovatif.

Salah satu langkah strategis Universitas Siber Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Cyber University yakni mengasah pola pikir algoritmik para mahasiswanya melalui pengajaran Algoritma dan Pemrograman dengan menggunakan bahasa pemrograman Python.

Mata kuliah ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa semester 1 dalam memahami cara berpikir yang logis, terstruktur, dan sistematis.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknologi Informasi Cyber University, Dicky Hariyanto, dalam keterangan tertulisnya Kamis (27/3/2025) di Jakarta, mengungkapkan mengajar algoritma dan pemrograman merupakan pengalaman menyenangkan sekaligus menantang.

"Dalam dunia teknologi yang terus berkembang, fondasi dari semua solusi inovatif adalah kemampuan berpikir secara algoritmik. Ini bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi juga pola pikir yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan," katanya.

Dalam perkuliahan ini, Python dipilih sebagai alat utama dalam pembelajaran. Dicky menjelaskan, Python bukan hanya populer karena sintaksnya yang sederhana dan fleksibel tetapi juga karena menjadi bahasa pilihan dalam pengembangan machine learning.

"Dengan menguasai Python sejak awal, mahasiswa tidak hanya memahami dasar-dasar pemrograman tetapi juga dipersiapkan untuk menjelajahi dunia machine learning yang berkembang pesat. Ini memberi nilai tambah bagi mereka dalam persaingan industri teknologi di masa depan," kata Dicky.

Menurutnya, lulusan yang sukses di era digital adalah mereka yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis.

Karena itu, pendekatan pembelajaran algoritma dan pemrograman ini bukan hanya bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis tetapi juga membentuk pola pikir yang mampu menghadapi tantangan di dunia nyata.

"Kemampuan berpikir secara algoritmik merupakan keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai disiplin ilmu dan sektor industri. Mahasiswa yang mampu memahami konsep ini dengan baik akan lebih siap dalam mengembangkan solusi teknologi yang inovatif dan berdampak luas," tutup Dicky.

Dengan strategi pengajaran yang adaptif dan berbasis teknologi mutakhir, Cyber University terus berupaya mencetak generasi inovator masa depan yang mampu bersaing di dunia digital yang semakin dinamis.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement