REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penasihat I Dharma Wanita Kementerian Sosial (Kemensos), Fatma Saifullah Yusuf menyatakan bahwa lingkungan yang bersih dapat mewujudkan kesejahteraan sosial.
Hal tersebut disampaikan Fatma saat menghadiri Aksi Bersih Mangrove dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/2).
"Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab individu, juga bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan sosial. Lingkungan yang bersih dan asri adalah modal bagi masyarakat untuk dapat hidup lebih sehat dan produktif," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Ia menegaskan jika lingkungan terjaga, ekosistem tetap seimbang, sumber daya alam berkelanjutan, dan masyarakat sekitar bisa memiliki kesempatan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.
Kegiatan HPSN merupakan bagian dari aksi serentak di delapan titik di Indonesia, yaitu Kupang, Bekasi, Batam, Jakarta, Demak, Balikpapan, Surabaya, dan Kepulauan Selayar.
Ia menyebutkan Kemensos juga memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk bagi komunitas pesisir yang bergantung pada ekosistem mangrove.
Menurutnya, lingkungan yang sehat dan bersih akan mendukung keberlanjutan sumber daya alam yang menjadi mata pencaharian mereka, seperti perikanan, budi daya hasil laut, serta ekowisata berbasis mangrove.
Sebagai anggota Bidang III Sosial dan Budaya Seruni Kabinet Merah Putih, Fatma terus mendorong kolaborasi antara berbagai pihak dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.