Jumat 07 Jun 2024 07:11 WIB

Iran Bekuk Agen Mossad, Balas Dendam Serangan Israel?

Iran bersumpah akan melancarkan balas dendam atas kematian penasihat militer.

Mossad
Mossad

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN  -- Badan keamanan Iran menahan seseorang yang diduga merupakan mata-mata Israel di provinsi barat laut Ardabil. Demikian dilaporkan menurut pemerintah setempat.

Jaksa Umum Ardabil Jalal Afaghi pada Rabu (5/6) mengatakan bahwa tersangka dicari kementerian intelijen Iran dan bekerja untuk badan intelijen Israel Mossad.Tersangka berasal dari salah satu provinsi di selatan Iran dan telah melakukan perjalanan ke banyak provinsi untuk menghindari pengawasan.

Baca Juga

Afaghi mengatakan tersangka pada akhirnya berencana meninggalkan Iran namun tertangkap dalam penyerbuan di provinsi perbatasan.

Menurut pejabat Iran, tersangka tersebut melakukan kontak dengan pejabat tingkat tinggi Mossad melalui jaringan media sosial dan mengumpulkan informasi untuk mereka.

Pengumuman penangkapan tersebut disampaikan beberapa jam setelah komandan tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Jenderal Hossein Salami, bersumpah akan membalas dendam atas pembunuhan seorang penasihat militer di Suriah.

Salami pada Rabu mengatakan bahwa Israel akan membayar atas darah yang tumpah dari pejuang IRGC Saeid Abyar, yang tewas dalam serangan udara di barat laut Suriah, dekat Aleppo, pada Senin. Iran menuduh Israel melakukan serangan tersebut.

Bukan kali pertama

Badan-badan keamanan dan intelijen Iran dalam beberapa tahun terakhir telah berulang kali menangkap orang-orang yang dituduh melakukan misi mata-mata untuk Israel.

 

sumber : Antara/Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement