Jumat 12 Apr 2024 17:23 WIB

Arus Lalu Lintas Keluar Jabodetabek Masih Tinggi

Tahun ini puncak arus balik diprediksi jatuh pada Senin, 15 April 2024.

Sejumlah kendaraan pemudik melitasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Senin (8/4/2024). Pada H-2 Lebaran 2024 arus kendaraan yang melintas di gerbang tol Cikampek Utama terpantau ramai lancar. Adapun, volume kendaraan yang melintas di gardu masuk GT Cikampek Utama tersebut berasal dari Jakarta menuju ke arah Palimanan.
Foto: Republika/Prayogi
Sejumlah kendaraan pemudik melitasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Senin (8/4/2024). Pada H-2 Lebaran 2024 arus kendaraan yang melintas di gerbang tol Cikampek Utama terpantau ramai lancar. Adapun, volume kendaraan yang melintas di gardu masuk GT Cikampek Utama tersebut berasal dari Jakarta menuju ke arah Palimanan.

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat arus lalu lintas keluar Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) melalui jalan Tol Trans Jawa masih cukup tinggi hingga H+2 Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Kami mencatat volume lalu lintas silaturahmi meninggalkan wilayah Jabotabek sebanyak 396.318 kendaraan pada 10-11 April 2024," kata Marketing and Communication Departement Head Jasa Marga Faiza Riani di Brebes, Jumat (12/4/2024).

Baca Juga

Ia menjelaskan arus lalu lintas masih didominasi menuju arah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama dan ke arah Bandung melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama sebesar 56,1 persen. "Kami mencatat kendaraan yang melalui GT Cikampek Utama mencapai 127.425 kendaraan, meningkat hingga 146,2 persen terhadap lalu lintas normal," kata dia.

Selain itu, kenaikan arus lalu lintas signifikan juga terlihat untuk yang mengarah ke Bandung (Jawa Barat) melalui GT Kalihurip Utama. Yaitu sebanyak 94.900 kendaraan, meningkat 68,9 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Faiza mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek. Ia mengatakan, periode arus balik memiliki jumlah hari yang cukup pendek jika dibandingkan dengan arus mudik.

Tahun ini puncak arus balik diprediksi jatuh pada Senin, 15 April 2024. Untuk menghindari antrean panjang kendaraan diimbau agar masyarakat menghindari perjalanan di waktu favorit, yaitu pagi dan malam hari. “Kami mengimbau masyarakat agar melakukan perjalanan kembali ke Jabotabek lebih cepat sebelum waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik atau bagi yang memiliki kelonggaran waktu," kata dia.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk menggeser perjalanan sekaligus memanfaatkan potongan tarif tol 20 persen yang akan diberlakukan mulai Rabu 17 April 2024 pukul 05.00 WIB hingga Jumat, 19 April 2024 pukul 05.00 WIB. Potongan tarif tersebut untuk Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang (Jawa Tengah) menuju Jakarta, hanya untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama.

Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan. Selain itu mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.

Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol. "Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di 'rest area' agar dapat bergantian dengan pengguna jalan yang lain," kata dia. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement