Selasa 12 Mar 2024 13:45 WIB

Petugas SAR Gabungan Masih Cari WNA Taiwan Korban Kapal Terbalik di Kepulauan Seribu

Basarnas sebut satu penumpang WNA Taiwan bernama Shi Yi dinyatakan hilang

Rep: Ali Mansur/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Sejumlah anggota Basarnas memuat peralatan pencarian ke dalam KM SAR Antasena di Dermaga Basarnas Pantai Mutiara, Jakarta, Selasa (12/3/2024). Basarnas DKI Jakarta bersama TNI dan Polri menerjunkan 100 personil untuk melaksanakan pencarian seorang warga negara asing asal Taiwan yang menjadi korban KM Pari Kudus terbalik di perairan Kepulauan Seribu.
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Sejumlah anggota Basarnas memuat peralatan pencarian ke dalam KM SAR Antasena di Dermaga Basarnas Pantai Mutiara, Jakarta, Selasa (12/3/2024). Basarnas DKI Jakarta bersama TNI dan Polri menerjunkan 100 personil untuk melaksanakan pencarian seorang warga negara asing asal Taiwan yang menjadi korban KM Pari Kudus terbalik di perairan Kepulauan Seribu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian salah satu korban kapal motor (KM) Pari Kudus jenis speedboat yang masih belum ditemukan pada saat kecelakaan kapal terbalik di perairan Kepulauan Seribu Selatan pada Senin (11/3/2024) kemarin sore. Pada saat kapal terbalik, KM Pari Kudus mengangkut 32 penumpang dan tiga awak, namun satu penumpang Warga Negara Asing (WNA) Taiwan bernama Shi Yi dinyatakan hilang.

“Untuk pencarian sampai saat ini masih belum diketemukan. Sampai saat ini masih belum ada kendala, cuaca masih mendukung untuk pencarian,” ujar Kasiop Basarnas DKI Jakarta Agung Priambodo kepada awak media, Selasa (12/3/2024).

Menurut Agung dalam misi pencarian penumpang speedboat yang hilang, pihaknya mengerahkan 80 hingga 100 personel gabungan. Sebanyak tujuh unit kapal yang dikerahkan milik Basarnas, TNI AL, kepolisian, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dan lainnya. Pencarian korban pada hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

“Untuk pencarian kami lakukan penyelaman di sekitar area kejadiannya. Selain itu, pencarian dengan kapal dari lokasi kejadian ke arah timur dan selatan,” ungkap Agung.

Sebelumnya, KM Pari Kudus yang mengangkut 32 penumpang dan tiga awak mengalami kecelakaan terbalik diperairan Kepulauan Seribu Selatan pada Senin (11/3/2024) kemarin sore. Dari 32 penumpang 10 di antaranya merupakan warga negara asing (WNA). Dalam insiden ini satu penumpang WNA asal Taiwan belum ditemukan. 

“Kejadian sekitar perairan Pulau Rambut, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan,” ujar Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Jarot Sungkowo dalam keterangannya kepada awak media, Senin (11/3/2024).

Menurut Jarot, kapal tersebut rencananya akan berlayar dari Pulau Asha Resort/ Pulau Payung Kepulauan Seribu Selatan menuju Pantai By Walk Pluit Jakarta Utara. Namun kondisi pada saat itu dalam cuaca buruk, sehingga KM Pari Kudus diterjang ombak yang cukup tinggi serta angin kencang. Akibatnya kapal pun terbalik. 

“Korban sudah di evakuasi oleh petugas dari Polres Kepulauan Seribu bersama Basarnas, TNI AL, kapal pemadam kebakaran dan kapal Marina Expres yang kebetulan melintas di sekitar TKP selanjutnya 1 orang yang hilang atau masih dalam proses pencarian,” ungkap Jarot.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement