Senin 29 Jan 2024 23:18 WIB

Tekad Amir Hamzah Bangun Wirausaha

Amir Hamzah ingin menyerap tenaga kerja dan mengembangkan dunia usaha.

Amir Hamzah
Foto: Dokpri
Amir Hamzah

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Peran penting usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi perekonomian Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Selain membantu buka lapangan kerja, UMKM juga menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. 

Ada banyak tantangan besar bagi pelaku UMKM, di antaranya adalah agar produk mereka bisa bersaing dan diterima di pasar global. Menjawab kebutuhan tersebut, Amir Hamzah, alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor mendirikan Master Bagasi, ekosistem digital diaspora Indonesia yang telah terbukti membawa kabar bahagia bagi UMKM dan diaspora Indonesia di seluruh dunia.

Baca Juga

Diakui Hamzah inisiatif Master Bagasi menjadi jawaban bahwa alumnus Pondok Pesantren juga mampu membangun usaha rintisan berbasis teknologi digital. Latar belakang ini juga menjadi daya tarik tersendiri dalam perjalanan Master Bagasi. Bisa dibilang, rintisan usaha ini digawangi oleh banyak alumni Pondok Pesantren dan dengan jaringan Santri (Gontor connection) yang tersebar di belahan dunia, nama Master Bagasi semakin dikenal dan berkibar di banyak negara.

Master Bagasi dibangun atas dasar semangat memberikan solusi yang memudahkan diaspora Indonesia dan warga dunia mengakses dan membeli produk-produk khas Indonesia dalam satu etalase digital. Inovasi ini, semakin mendekatkan diaspora Indonesia ke ribuan produk dari ratusan brand Indonesia yang ada di Master Bagasi. Diaspora Indonesia dan warga dunia bisa mendatangkan produk khas Indonesia dengan harga yang lebih murah dan sampai depan rumah mereka dengan aman dan tepat waktu.

“Dengan hadirnya Master Bagasi, kami berhasil mendekatkan produk UMKM ke diaspora Indonesia dan warga dunia. Mereka juga lebih mudah dan murah mendatangkan produk UMKM Indonesia ke mancanegara,” jelas Hamzah yang mengaku usaha rintisannya itu dilirik oleh banyak Investor.

Hamzah melanjutkan, dari pengalaman dan respons yang positif terhadap Master Bagasi di berbagai negara. Ia bersama tim yang banyak digawangi oleh para santri ini, bertekad untuk membawa nama Indonesia melalui inovasi Master Bagasi bisa bersanding di panggung dunia. 

“Layaknya Korea dengan Korean Waves nya, dengan pengalaman dan kiprah kami di Master Bagasi. Kami optimis “Nusantara Wave” juga akan bisa menembus pasar global dengan produk-produk khas Indonesia,” jelas Hamzah optimistis.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement