Sabtu 27 Jan 2024 10:58 WIB

Survei SPI: PDIP Terbanyak, Perindo Berpeluang Lolos

Sementara Partai yang paling banyak dipilih adalah PDI-Perjuangan.

Shawalat Persatuan Indonesia yang diselenggarakan oleh Partai Perindo di Lamongan, beberapa waktu lalu.
Foto: Dok Republika
Shawalat Persatuan Indonesia yang diselenggarakan oleh Partai Perindo di Lamongan, beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Sigma Populis Indonesia (SPI) merilis hasil survei pada 26 Januari 2024 dengan tema “Detik-Detik Menuju Hasil Pilihan Rakyat”. Survei yang dilakukan dari 14-20 Januari 2024 dengan metode Telesurvei atau Random Digit Dailing (RDD) diperoleh dari 1.200 sampel responden. Dalam hasil temuan data tersebut dinamika partai politik kian dinamis, salah satunya partai kecil kian beperluang lolos ke senayan sengit sehingga persaingan komposisi partai parlemen kian ketat.

Direktur Utama SPI, Ramlan Ashari mengatakan suara Partai Perindo naik paling mumpun yakni 4,5 persen. Suara Partai Perindo mengalahkan PPP yang notabene adalah partai cukup lama dan partai yang bercorak Islam dimasa Orde baru.

Baca Juga

Sementara Partai yang paling banyak dipilih adalah PDI-Perjuangan sebesar 21,1 persen, disusul Gerindra 20,6 persen. Partai Golkar 9,2 persen, PKB 7,2 persen dan PKS 7,1 persen Partai Nasdem 5,8 persen,  Demokrat 4,7 persen dan PAN 4,6 persen, lalu lainnya di bawah 4 persen. 

Terkait dengan potensi perolehan suara akhir, menurut Ramlan PDIP hingga sejauh ini masih paling besar meraih dukungan pemilih. Kemudian Gerindra di posisi kedua dengan selisih yang ketat, sekitar 0,5 persen. Namun Masih dimungkinkan Gerindra dapat meraih suara terbanyak dan PDIP menjadi runner-up mengingat perbedaan yang sangat tipis dan pergerakan pemilih masih dinamis

 

“PDIP dan Gerindra yang berada pada rentang dukungan 17-22%, merupakan dua partai papan atas yang hingga sejauh ini cukup lebar berjarak dengan partai lain,” kat Ramlan. 

Pada kelas kedua, ada Golkar dan PKB. Selisih antara Golkar dan PKB kurang lebih sekitar 2 persen. Menurutnya Golkar dan PKB berada pada rentang dukungan 7-10 persen. Sementara NasDem, PKS, Demokrat, Perindo dan PAN pada kisaran 4-7 persen.

Adapun seperti dinukil dari Antara, Pemilu 2024 sesuai aturan perundang-undangan dimulai sejak 20 bulan dari hari pencoblosan. Hari pencoblosan Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari, artinya tahapan awal dari pemilu mulai 14 Juni 2022. Saat ini masa kampanye tengah berjalan, demikian dilansir dari Antara

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement