Ahad 26 Nov 2023 21:13 WIB

Jelang Libur Nataru, Bina Marga Jabar Perbaiki Jalan di Daerah Wisata

Dinas Bina Marga Jabar memperbaiki jalan di daerah wisata menjelang libur Nataru.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Bilal Ramadhan
Seorang Polisi menutup jalur menuju kawasan Puncak. Dinas Bina Marga Jabar memperbaiki jalan di daerah wisata menjelang libur Nataru.
Foto: Antara
Seorang Polisi menutup jalur menuju kawasan Puncak. Dinas Bina Marga Jabar memperbaiki jalan di daerah wisata menjelang libur Nataru.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat mempersiapkan jalur-jalur yang akan dilalui pemudik. Menurut Kepala Dinas BMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono, sejumlah ruas dibenahi terutama jalur-jalur rawan bencana yang kerap dilalui warga untuk memanfaatkan waktu libur Nataru di Jabar.

Menurutnya, Dinas BMPR telah mempersiapkan kemantapan infrastruktur  jalan dan jembatan menjelang hari besar Nataru. Dari 297 ruas jalan provinsi, sebanyak 24 ruas jalan merupakan jalur alternatif yang meliputi wilayah Utara, Selatan, dan Tengah.

Baca Juga

"Selain itu, kami pun mempersiapkan jalur-jalur wisata," kata Bambang.

Jalur wisata sendiri, kata dia, ada lima kluster yaitu Bopuncur, Sukabumi Raya, Bandung Raya, Jabar Selatan, dan Cirebon Raya. Di lima kluster tersebut terdapat 17 ruas jalan yang dipersiapkan untuk lima kluster.

 

"Dari ruas-ruas jalan alternatif maupun wisata tersebut, lobang-lobang jalan kami tangani. Untuk  jalur alternatif tersisa 70 lobang sedangkan di jalur wisata tersisa 112 lobang dan saat ini hampir tuntas," paparnya.

Bambang mengatakan di jalur wisata maupun alternatif pihaknya mengantisipasi potensi longsor dan banjir. Berdasarkan data pada 2020-2022 ada 240 kejadian longsor banjir. Sementara 2023 sampai Oktober ada 23 kejadian.

"Kebanyakan longsor, banjir ada tiga kejadian," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement