Jumat 10 Nov 2023 13:32 WIB

Kamera Penghitung Kendaraan Bakal Dipasang di Puncak Saat Libur Akhir Tahun

Polres Bogor akan pasang kamera penghitung kendaraan di Puncak saat libur akhir tahun

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bilal Ramadhan
Suasana kepadatan kendaraan yang akan menuju kawasan wisata Puncak di Bogor. Polres Bogor akan pasang kamera penghitung kendaraan di Puncak saat libur akhir tahun.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Suasana kepadatan kendaraan yang akan menuju kawasan wisata Puncak di Bogor. Polres Bogor akan pasang kamera penghitung kendaraan di Puncak saat libur akhir tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Satlantas Polres Bogor tengah melakukan persiapan jelang libur panjang Natal dan tahun baru pada akhir tahun ini. Polisi berencana memasang kamera penghitung kendaraan di jalur Puncak.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, kamera itu bisa menghitung kendaraan yang masuk maupun keluar dari Jalur Puncak. “Kalau ini benar-benar terjadi adalah camera counting, yaitu kameranya ini bisa menghitung jumlah kendaraan yang masuk ataupun keluar dari Jalur Puncak,” kata Rizky kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga

Ia menjelaskan, kamera penghitung kendaraan itu dapat membantu petugas di lapangan terkait volume kendaraan di Jalur Puncak. Sehingga apabila ada kenaikan volume kendaraan melebihi kapasitas dapat segera dilakukan antisipasi.

Kendati demikian, Rizky mengaku belum mengetahui apakah kamera penghitung kendaraan itu akan ditempatkan di tol atau di pos polisi di Simpang Gadog. Di mana Simpang Gadog, Ciawi merupakan titik awal dimulainya jalur Puncak dari arah Jakarta.

“Tapi, sudah ada wacana ke sana (pemasangan kamera), mudah-mudahan kalau misalkan ada itu mempermudah kita untuk menghitung bagaimana cara bertindak kalau di Puncak itu macet. Mungkin nanti juga akan ada penutupan jalur ketika Puncak sudah tidak menampung lagi,” ujarnya.

Selain itu, Rizky melanjutkan, rekayasa lalu lintas pada Natal dan tahun baru nanti pada dasarnya masih sama dengan tahun sebelumnya seperti ganjil-genap maupun pengalihan arus. Namun, untuk kepastiannya masih dalam pembahasan lebih lanjut baik dari tingkat polres, polda hingga Mabes Polri.

“Jadi, masih juga diracik lagi oleh pimpinan-pimpinan kita, bagaimana treatment yang baik, sementara yang kami berikan masih sesuai dengan pelaksanaan tahun lalu, sementara ini masih kita masukan seperti itu, karena dinilai tahun kemaren sudah efektif,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement