Selasa 31 Oct 2023 15:11 WIB

UMJ: Kalau Perlu, Boikot Produk Israel

UMJ mengajak masyarakat senantiasa memberikan dukungan terutama bantuan logistik.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Gita Amanda
Boikot produk Israel (ilustrasi).
Foto: muslimvillage.com
Boikot produk Israel (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) M Hadi mengajak masyarakat Indonesia untuk senantiasa memberikan dukungan kepada Palestina. Dukungan bisa diberikan melalui cara berdonasi, berdoa, maupun jika perlu memboikot produk-produk buatan Israel. 

"Kalau perlu ya, jangan menggunakan produk Israel," kata Hadi dalam webinar bertema 'Menguatkan Kebijakan Indonesia ke Palestina' di UMJ, Jakarta, Selasa (31/10/2023). 

Baca Juga

Dia menyebut bahwa pihaknya sebagai sivitas akademika menyerukan agar Indonesia dan dunia menghentikan serangan yang dilakukan Israel kepada Palestina. Pihaknya mengajak agar segenap masyarakat Indonesia untuk senantiasa memberikan dukungan, terutama bantuan yang bersifat logistik. 

UMJ, kata Hadi, juga siap membantu anak-anak Palestina untuk dapat melakukan pendidikan di UMJ. "Apabila anak-anak Palestina ingin melanjutkan pendidikan di sini, akan kita dukung sepenuhnya," ujar Hadi. 

Dosen Universitas Islam Gaza Ahed Abu Al Atta juga menyerukan pentingnya bagi masyarakat internasional untuk memboikot produk-produk Israel yang pro terhadap apartheid. "Boikot produk-produk Israel yang mendukung apartheid," kata Ahed. 

Menurut Ahed, memboikot produk-produk Israel merupakan salah satu dukungan terhadap Palestina. Sebab Israel telah banyak melanggar hukum-hukum internasional serta kemanusiaan terhadap warga Palestina yang terjajah. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Senin (30/10/2023), menegaskan gencatan senjata dalam perang Gaza tidak akan terjadi. Dia beralasan, jika gencatan senjata dilakukan artinya Israel menyerah kepada Hamas.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement