Jumat 20 Oct 2023 10:17 WIB

Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Indonesia, Pelatihan Dinilai Perlu Jadi Budaya

Potensi pelatihan perusahaan di Indonesia, cukup besar.

Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Muhammad Ali
Foto: istimewa
Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Muhammad Ali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa pelatihan harus menjadi budaya untuk menaikkan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

“Saat ini, pelatihan belum menjadi budaya di perusahaan Indonesia. Dimana, Indonesia merupakan negara dengan tingkat pelatihan di perusahaan, kedua terendah di dunia. Perusahaan yang menawarkan pelatihan formal di Indonesia, kurang dari 8 persen,” kata Ali saat menyampaikan keynote spech di Penghargaan Top Human Capital Awards 2023 di Hotel Raffles Jakarta, Kamis, (19/10/2023).

Baca Juga

"Kementerian Ketenagakerjaan pun," lanjut Ali, "sudah punya regulasi yang mewajibkan pelatihan untuk SDM."

Di sisi lain, sejatinya potensi pelatihan perusahaan di Indonesia, cukup besar. 

 

Ali menambahkan, "Syukur-syukur, pelatihan untuk SDM perusahaan tersebut bisa diberikan pula ke lingkungan di luar perusahaan."

Hal itu penting mengingat kini Indonesia harus menaikkan kompetensi tenaga kerja. Sebanyak 56 persen dari 146 juta orang tenaga kerja nasional, berpendidikan SMP ke bawah. Dan untuk menaikkan kompetensi tenaga kerja yang berpendidikan tak tinggi tersebut, pelatihan-pelatihan menjadi penting.

Penghargaan Top Human Capital Awards 2023 diberikan kepada sejumlah perusahaan terkemuka di Hotel Raffles Jakarta, hari ini (19 Oktober 2023). Dihadiri lebih dari 300 orang yang terdiri dari perwakilan perusahaan penerima penghargaan tersebut, konsultan/pengamat bisnis, media massa, dan lain-lain, acara penghargaan tersebut digelar oleh Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga.

Ketua Penyelenggara Top Human Capital Awards 2023, M. Lutfi Handayani, mengatakan bahwa tema Top Human Capital Awards 2023 adalah “Transformation of Human Capital Management System to accelerate the Sustainable Business Growth”. 

“Artinya, melalui kegiatan Top Human Capital Awards ini, kita ingin terus mendorong pengembangan pertumbuhan kinerja bisnis yang berkelanjutan, melalui transformasi human capital management system (HCMS),” papar Lutfi yang juga Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness tersebut.

Top Human Capital Awards diselenggarakan setiap tahun. Proses penilaian dan pendalaman keberhasilan HCMS dilakukan melalui kegiatan wawancara penjurian, berlangsung sejak 7 Agustus hingga 6 Oktober 2023.

Penghargaan tersebut  adalah kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan bidang implementasi dan pengembangan HCMS  yang tertinggi di Indonesia, yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan telah menerapkan HCMS secara efektif dan berkualitas, untuk mendukung tumbuhnya bisnis  secara berkelanjutan.

Selain kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan, di dalam Top Human Capital Awards juga banyak aspek pembelajaran bersama di bidang implementasi dan pengembangan HCMS, khususnya bagi perusahaan-perusahaan peserta.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement