Senin 18 Sep 2023 18:35 WIB

Hadiri Munas dan Konbes, Erick Apresiasi Kontribusi NU

Komitmen NU membimbing umat menatap masa depan dinilai memiliki dampak besar.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Gita Amanda
Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rais Aam PBNU LH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat sambutan dan membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas dan Konbes NU) 2023 di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).
Foto: Dok PBNU
Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rais Aam PBNU LH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat sambutan dan membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas dan Konbes NU) 2023 di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas dan Konbes NU) 2023 bertajuk "Mendampingi Umat, Memenangi Masa Depan" sangat relevan dengan perkembangan terkini. Erick menyampaikan komitmen NU dalam membimbing umat untuk menatap masa depan memiliki dampak besar bagi kemajuan bangsa.

"Alhamdulillah NU punya peran besar dan akan terus berkontribusi dalam membangun negeri ini," ujar Erick saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas dan Konbes NU) 2023 di Pondok Pedantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).

 

Erick menilai pemerintah tentu akan mendukung langkah NU dalam meningkatkan kualitas umat. Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu menyampaikan umat Islam di Indonesia sudah sepantasnya dapat menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi hingga sosial bagi masyarakat Indonesia.  

 

Erick mengatakan BUMN pun sejak awal dan secara konsisten terus bersinergi dengan program-program keumatan bersama NU. Erick menyampaikan kolaborasi seperti ini merupakan kekuatan utama Indonesia untuk dapat menjadi negara yang maju. 

 

"NU punya dampak besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi keumatan. Untuk itu, BUMN pun selalu bekerja sama dengan NU dalam mendorong kemandirian umat, baik dari pondok pesantren hingga menciptakan santripreneur baru," ucap Erick. 

 

Erick dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tampak mengenakan dengan busana putih, sementara Jokowi hadir dengan mengenakan baju muslim berpadu jas hitam dan sarung. 

 

Erick yang merupakan anggota kehormatan Banser begitu akrab dan tampak hangat saat berdiskusi dengan sejumlah petinggi dan kader PBNU di sela-sela acara seperti Ketua Umum PBNU Yahya Cholil, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas, Menko Polhukam Mahfud Md.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement