Selasa 29 Aug 2023 13:16 WIB

Penyidik KPK Satroni Kantor Walkot Bima

Tim penyidik KPK mendatangi sejumlah lokasi di NTB salah satunya kantor walkot Bima.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Bilal Ramadhan
Penyidik KPK (ilustrasi). Tim penyidik KPK mendatangi sejumlah lokasi di NTB salah satunya kantor walkot Bima.
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Penyidik KPK (ilustrasi). Tim penyidik KPK mendatangi sejumlah lokasi di NTB salah satunya kantor walkot Bima.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi sejumlah lokasi di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (29/8/2023). Kantor Wali Kota Bima Muhammad Lutfi dikabarkan menjadi salah satu target yang didatangi tim KPK. 

"Informasi yang kami peroleh, betul hari ini ada tim KPK di Kota Bima," kata juru bicara bidang penindakan KPK, Ali Fikri ketika ditanyai awak media mengenai penggeledahan tersebut pada Selasa (29/8/2023).

Baca Juga

Walau begitu, KPK masih merahasiakan kabar penggeledahan di kantor Wali Kota Bima. Ali hanya menyebut tim penyidik KPK tengah menelusuri bukti dugaan korupsi di Bima. Hal tersebut diperlukan sebagai bagian proses penegakan hukum. 

"Pada saatnya kami pastikan di sampaikan perkembangannya," ujar Ali.

Ali hanya menyampaikan KPK tengah mendalami kasus baru mengenai dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di Bima. "Dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa dan gratifikasi," ujar Ali. 

KPK hingga saat ini enggan membeberkan identitas resmi para tersangka sekaligus konstruksi perkara dugaan korupsi di Bima. KPK beralasan tengah mengumpulkan bukti tambahan atas kasus tersebut. Nantinya KPK bakal mengumumkan para tersangka ketika bukti dirasa sudah memadai guna menjerat mereka.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement