Rabu 23 Aug 2023 21:30 WIB

Basarah: Ganjar Punya Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warrahmah

Basarah ibaratkan Ganjar sebagai musik yang bersifat universal.

Calon presiden PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo menyampaikan gagasan saat menghadiri Temu Kebangsaan di Pendopo Agung Kedhaton Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Selasa (22/8/2023). Pada pertemuan ini Megawati menyampaikan pidato kebangsaan terkait cara merawat keberagaman di Indonesia, membentuk pemimpin nasional yang bernyali tanpa membenci. Selain itu, juga bertemu dengan relawan calon presiden Ganjar Pranowo.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Calon presiden PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo menyampaikan gagasan saat menghadiri Temu Kebangsaan di Pendopo Agung Kedhaton Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Selasa (22/8/2023). Pada pertemuan ini Megawati menyampaikan pidato kebangsaan terkait cara merawat keberagaman di Indonesia, membentuk pemimpin nasional yang bernyali tanpa membenci. Selain itu, juga bertemu dengan relawan calon presiden Ganjar Pranowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres PDI Perjuangan (TKRPP-PDIP) Ahmad Basarah mengibaratkan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo seperti musik yang bersifat universal.

"Mas Ganjar itu sendiri adalah capres universal," kata Basarah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Baca Juga

Menurut dia, hanya musik yang bisa menyatukan semua pihak. Hal ini juga yang dilihat pada sosok Ganjar.

Tidak hanya itu, Basarah menyebutkan Ganjar memiliki segala dimensi, antara lain kemanusiaan atau humanisme, keluarga, dan aktivisme. Dia pun melihat Ganjar memiliki keluarga yang sakinah, mawadah, dan warrahmah.

 

Untuk itu, ia meyakini organisasi negara atau dunia sekali pun harus merujuk pada keberhasilan struktur organisasi sosial terkecil, seperti keluarga.

"Mas Ganjar memiliki kekuatan keluarga yang akan menopang perjuangannya sendiri, beliau seorang aktivis, seorang akademisi juga," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Extrava Ganjar Adi Adrian menilai hanya Ganjar yang mampu membawa kemajuan Indonesia dalam segi ekonomi kreatif. Sebab, pengelolaan ekonomi kreatif di Indonesia belum maksimal.

"Potensi di Indonesia itu sangat tinggi sekali, sehingga peran ekonomi kreatif ini sangat signifikan sehingga kami dua kali ketemu Mas Ganjar dan kami jatuh cinta dengan Mas Ganjar karena beliau begitu ketemu, fasih, tidak normatif, mencari solusi, konkret, menantang kami, 'Ayo apa yang bisa saya lakukan? Mumpung saya masih gubernur.' bayangkan kalau jadi presiden," ucap Adi.

Adi yang merupakan komponis ini menyampaikan Ganjar merupakan sosok paling tepat untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi, khususnya bagi pemusik dan seniman.

Di sisi lain, Adi mengatakan Extrava Ganjar banyak diisi oleh pemusik, seniman, influencer, promotor, hingga musisi jalanan atau IMJ. Dia menyatakan terdapat ribuan anggota yang sangat menginginkan Ganjar menjadi Presiden Kedelapan RI.

"Jadi, itulah Extrava Ganjar, jadi kami sudah ada rencana beberapa program, salah satunya pada 27 Agustus ini, akan launching sekretariat, rencana 17 September ini, kami akan deklarasi dan ada beberapa program lain," tambahnya.

"Kami datang ke sini bagian dari orkestrasi relawan, jadi tentu kami ingin didengar sehingga ini tidak berjalan sendiri dan kami hadir ke sini untuk verifikasi, jadi kita harap kita bisa menjadi bagian sukarelawan Mas Ganjar." 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement