Rabu 28 Jun 2023 00:03 WIB

Libur Panjang, Siap-Siap Lalin di Tol Cipali Bakal Meningkat 39 Persen

Libur panjang Idul Adha, lalu lintas di Tol Cipali diperkirakan meningkat 39 persen.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Bilal Ramadhan
Kendaraan pemudik terjebak kemacetan di ruas Tol Cipali Km 80 arah Palimanan, Jawa Barat. Libur panjang Idul Adha, lalu lintas di Tol Cipali diperkirakan meningkat 39 persen.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Kendaraan pemudik terjebak kemacetan di ruas Tol Cipali Km 80 arah Palimanan, Jawa Barat. Libur panjang Idul Adha, lalu lintas di Tol Cipali diperkirakan meningkat 39 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Mobilitas masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman atau berwisata pada libur panjang cuti bersama Hari Raya Idul Adha 2023, membuat volume kendaraan yang melintasi Tol Cipali diprediksi akan meningkat. Peningkatan itu diprediksi sebesar 39 persen dibandingkan lalu lintas normal pada periode 27 Juni sampai 2 Juli 2023.

Kepala Divisi Operasi Astra Tol Cipali, Sri Mulyo, mengatakan, prediksi lalu lintas arus mudik tertinggi akan jatuh pada Rabu, 28 Juni 2023, sebesar 64 persen atau 80.815 kendaraan. Sedangkan arus balik tertinggi, diprediksi akan jatuh pada Ahad, 2 Juli 2023, sebesar 33 persen atau 83.673 kendaraan.

Baca Juga

Sri Mulyo mengungkapkan, pihaknya akan menyambut para pengguna kendaraan itu melalui peningkatan kualitas ruas jalan tol, armada dan petugas layanan lalu lintas yang sigap. Selain itu, kesiapan juga dilakukan pada rest area yang bersih agar pengguna jalan semakin nyaman dan aman.

"Kami selaku pengelola ruas Tol Cipali selalu berupaya meningkatkan kualitas jalan dengan melakukan perbaikan konstruksi di Tol Cipali dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna jalan. Kami juga akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat terkait dengan situasi dan kondisi lalu lintas di masa liburan panjang Idul Adha ini," ujar Sri Mulyo, Selasa (27/12/2023).

Adapun peningkatan kualitas jalan itu dilakukan dari KM 72 hingga KM 100, baik jalur arah Cirebon maupun Jakarta. Selain itu, KM 134 arah Cirebon dan KM 176 arah Cirebon, yang terdiri dari rekonstruksi rigid dan scrap fill (SF) di area flexible pavement.

"Saat ini seluruh pekerjaan sudah dihentikan sementara dan semua lajur sudah dioperasikan secara normal sehingga pengguna jalan tidak akan terhambat oleh pekerjaan di jalan tol," katanya.

Astra Tol Cipali pun mengimbau masyarakat yang akan berpergian menggunakan Tol Cipali, untuk senantiasa menjaga keamanan diri, keluarga, dan pengguna lain dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Untuk kecepatan kendaraan, dianjurkan minimal 60 kilometer per jam dan maksimal 100 kilometer per jam.

"Apabila lelah atau kondisi fisik sudah tidak baik, segera beristirahat di rest area terdekat," jelas Sri Mulyo.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement