Selasa 13 Jun 2023 20:31 WIB

Cara Menjadikan Santri Penerus Ulama Keren

Santri Al Muhajirin borong penghargaan di Musabaqoh Qiroatul Kutub

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Erdy Nasrul
Ilustrasi santri mengaji kitab.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ilustrasi santri mengaji kitab.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Pondok Pesantren Al Muhajirin Purwakarta, memborong banyak penghargaan dalam Lomba Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Jawa Barat yang diselenggarakan Kementerian Agama Wilayah Jawa Barat.

Menurut Ketua Lembaga Pendidikan Maarif, Purwakarta, sekaligus Ketua Yayasan Al Muhajirin, Dr Hj Ifa Fiazah Rohmah, MPD, pihaknya bangga dengan usaha para santri Al Muhajirin.

Baca Juga

“Syukur Alhamdulillah dan rasa bangga saya terhadap anak-anak yang sudah memberikan prestasi terbaiknya. Ini merupakan buah dari ihtiar anak-anak dan bimbingan para guru-guru di pesantren, serta dukungan orang tua yang telah mempercayai Pendidikan anak-anaknya di pondok kami,” ujar Ifa, Selasa (13/6/2023).

Lomba MQK ini, mempertemukan para santri berbakat dari berbagai pesantren di Jawa Barat. Kegiatan bertujuan untuk menunjukkan keterampilan membaca dan pengetahuan mereka tentang kitab kuning. 

“Di bawah bimbingan para guru yang berdedikasi, cendekiawan, dan orang tua yang suportif, para siswa Al Muhajirin telah membuktikan kemampuan luar biasa mereka dan meninggalkan kesan mendalam bagi para juri,” papar Ifa.

Acara tersebut, kata Ifa,  tidak hanya menjadi ajang bagi santri untuk menunjukkan bakatnya. Tetapi juga menekankan pentingnya menjaga dan menyebarkan ajaran Islam. Mempelajari kitab kuning memungkinkan para santri untuk mengikuti jejak para ulama besar. 

"Berpartisipasi dalam MQK semakin membuka jalan bagi santri untuk menjadi penerus para ulama terdahulu," katanya.

Ifa mengatakan, kegiatan ini dapat menjadi simbol inspirasi bagi seluruh santri untuk semakin berdedikasi dan bangga dalam menuntut ilmu agama. Ini adalah cara untuk menghormati warisan Nabi dan ulama.

" Semoga prestasi ini membawa keberkahan bagi seluruh santri, dan semoga semakin menguatkan komitmen mereka dalam menegakkan ajaran Islam dan melestarikan warisan Nabi dan para ulama,” katanya.

Di antara peserta dari Al Muhajirin, sepuluh siswa yang luar biasa mencapai tahap akhir dan mencapai hasil yang luar biasa. Penampilan luar biasa mereka telah membawa kehormatan bagi pondok.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement