Kamis 08 Jun 2023 00:08 WIB

Sekber KIB: Anies Harus Didampingi Wapres dari Militer

Pimpinan nasional harus bisa menyiapkan lapangan pekerjaan.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agus Yulianto
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Umum Go Anies Sirajuddin Abdul Wahab (kanan) dan Ketua Umum Forum Ka
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Umum Go Anies Sirajuddin Abdul Wahab (kanan) dan Ketua Umum Forum Ka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekber KIB Anies menyampaikan dukungan untuk Anies Baswedan pada ajang Pilpres 2024. Mereka turut memberi dukungan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, untuk maju sebagai cawapres Anies.

Mewakili Sekber KIB Pendukung Anies, Habil Marati mengatakan, sejak awal mereka mendukung cawapres Anies harus dari kalangan militer. Maka itu, mereka mendukung AHY untuk bisa dipilih sebagai cawapres Anies.

"Sejak awal telah menyatakan mendukung wapres Anies harus dari kalangan militer, sejak 12 November 2022. Tampaknya, feeling ini sebentar lagi akan terbukti," kata Habil di kantor DPP Partai Demokrat, Rabu (7/6).

Dia menuturkan, kita sering menyebut bonus demografi, ketika Indonesia mengalami ledakan usia produktif dan membutuhkan lapangan pekerjaan. Karenanya, pimpinan nasional harus bisa menyiapkan lapangan pekerjaan.

Artinya, pimpinan nasional harus mereka yang bisa melakukan perubahan. Habil menekankan, KIB mendukung penuh Anies sebagai capres demi bisa mendukung cita-cita nasional melindungi segenap bangsa Indonesia.

"Dan seluruh tumpah darah Indonesia, ini tugas TNI," ujar Habil.

Walaupun KIB tidak memiliki kewenangan mengusung capres-cawapres, ia mengingatkan, KIB memiliki kewenangan untuk mendukung. Sebab, KIB sama-sama memiliki basis politik yang sama dengan Koalisi Perubahan.

KIB, ia menerangkan, bukan relawan melainkan organ partai politik. Karenanya, Habil menegaskan, KIB dengan tegas melihat simpul-simpul aspirasi masyarakat untuk menyambut bonus demografi di Indonesia.

Ketua Forum Ka'bah Membangun ini menyampaikan, untuk mewujudkan Tanah Air yang menuju perubahan diperlukan kombinasi sipil dan militer. Sehingga, Indonesia mampu mengubah nasib bangsa menjadi lebih baik lagi.

"Maka, Anies harus didampingi dengan wapres dari militer yaitu AHY. Kenapa, semua ini karena ini adalah cita-cita proklamasi, kombinasi sipil dan militer," kata Habil. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement