Selasa 18 Apr 2023 22:30 WIB

Wagub: Sampah Jadi Isu Serius di Sumbar

Pemerintah Provinsi Sumbar rencanakan pengelolaan sampah.

Ilustrasi sampah.
Foto: EPA-EFE/MADE NAGI
Ilustrasi sampah.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menyatakan persoalan sampah sudah menjadi isu yang harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak.

"Berdasarkan data yang kita punya, sampah sudah menjadi masalah serius. Semua pihak terutama masyarakat harus lebih peduli dengan persoalan ini," katanya di Padang, Selasa (18/4/2023).

Baca Juga

Menurutnya, timbunan sampah di Sumbar saat ini mencapai 873.156,56 ton per bulan. Itu berarti rata-rata timbunan sampah sekitar 2.392 ton/hari dengan persentase sampah organik sebanyak 70 persen, anorganik 28 persen dan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3) sebesar 2 persen.

Sejumlah Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Sampah di provinsi itu menurutnya juga sudah mulai penuh sehingga persoalan sampah makin mengkhawatirkan.

Audy menyebut Pemprov Sumbar sudah mengupayakan langkah untuk pengolahan sampah, salah satunya dengan menjajaki kerjasama dengan lembaga yang telah berpengalaman dalam pengolahan sampah.

Penjajakan kerjasama itu bahkan hingga ke luar negeri yang diketahui memiliki lembaga yang mempunyai keahlian dalam pengolahan sampah.

Dari beberapa kali pertemuan dengan lembaga pengelolaan sampah, praktik pengelolaan itu sebenarnya harus dimulai dari rumah tangga di antaranya dengan proses pemilahan sehingga pengelolaan di TPA lebih mudah.

Audy mengingatkan pada momentum libur Lebaran 2023/1444 hijriah volume sampah diperkirakan akan meningkat karena itu perlu strategi dalam pengelolaannya.

"Apalagi pada libur Lebaran ini diprediksi terjadi lonjakan pemudik 4x lipat dari sebelumnya," katanya.

Tumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik tentu tidak sedap dipandang mata karena itu kita imbau semuanya baik masyarakat, perantau maupun wisatawan untuk sama-sama peduli dengan persoalan itu.

"Setidaknya jangan buang sampah dari atas kendaraan dan membuang sampah pada tempatnya," ujarnya.

Ia mengapresiasi sejumlah BUMN dan BUMD yang ikut peduli dengan persoalan sampah dengan menyiapkan spanduk/baliho berisi imbauan dan sosialisasi Gerakan Sumbar Bersih di Sumbar. BUMN dan BUMD itu diantaranya BNI, BRI, PT. Semen Padang, PT Telkom, Bank Nagari, Pertamina dan PT KAI. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement